Jaga Imunitas Selama Ramadan, Batuk dan Flu Jadi Keluhan Terbanyak

Sorong, 25 Februari 2026 — Batuk dan flu menjadi keluhan kesehatan yang paling sering muncul selama bulan Ramadan, tidak hanya di lingkungan kampus tetapi juga di tengah masyarakat. Perubahan pola makan, jam tidur yang berkurang, serta aktivitas harian yang tetap padat saat berpuasa membuat daya tahan tubuh menurun dan rentan terserang penyakit ringan.

Sejak pekan awal Ramadan, sejumlah mahasiswa mengaku mengalami gejala seperti tenggorokan kering, pilek, bersin, dan badan terasa kurang fit. Aktivitas perkuliahan, tugas, hingga kegiatan organisasi tetap berjalan seperti biasa meski dalam kondisi berpuasa.

Kondisi serupa juga dirasakan masyarakat di lingkungan tempat tinggal. Batuk dan flu ringan kerap muncul akibat kurang istirahat, pola makan yang tidak seimbang saat sahur dan berbuka, serta perubahan cuaca yang tidak menentu.

Bagi mahasiswa yang sedang berpuasa, gangguan ini cukup memengaruhi konsentrasi saat mengikuti kelas. Sementara di lingkungan masyarakat, batuk dan flu dapat menghambat aktivitas kerja maupun kegiatan ibadah.

Untuk itu, mahasiswa dan masyarakat diimbau lebih memperhatikan pola hidup selama Ramadan. Sahur dengan makanan bergizi seimbang, cukup minum air putih, menjaga kebersihan, serta mengatur waktu istirahat menjadi langkah sederhana untuk menjaga imunitas. Dengan kondisi tubuh yang tetap fit, puasa dapat dijalankan dengan lancar tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari.(AAM)

Share this Post