Kapenrem 181/PVT Bekali Maba UNAMIN Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara

Sorong, 30 Agustus 2026 — Mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) mendapatkan pembekalan mengenai wawasan kebangsaan dan bela negara dalam rangkaian hari kedua Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UNAMIN 2026. Kegiatan berlangsung di halaman UNAMIN pada Jumat (28/08) dengan menghadirkan Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 181/PVT, Mayor Inf. Dr. Triyana, S.Pd.I., M.Pd.I., sebagai pemateri dan dipandu oleh Kariadi, S.H., M.H., selaku moderator.

Sebelum memasuki materi, Kariadi S.H., M.H. memperkenalkan Mayor Inf. Dr. Triyana, S.Pd.I., M.Pd.I. kepada mahasiswa baru sebagai Kapenrem 181/PVT. Pembekalan kemudian diarahkan pada pemahaman mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara, jati diri bangsa, nilai-nilai Pancasila, serta pentingnya kesadaran bela negara dalam kehidupan sehari-hari.

Triyana menjelaskan bahwa mahasiswa memiliki peran dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman Indonesia. Ia juga menekankan bahwa nilai Pancasila perlu diwujudkan melalui sikap toleransi, musyawarah, gotong royong, penghormatan terhadap perbedaan, serta kepedulian terhadap kepentingan bersama.

“Bela negara dimulai dari diri sendiri. Belajar sungguh-sungguh, berprestasi, dan menghasilkan karya nyata yang memberi manfaat bagi kemajuan Indonesia,” ujar Triyana.

Pesan tersebut disampaikan melalui berbagai contoh yang dekat dengan kehidupan mahasiswa, seperti mengikuti perkuliahan secara disiplin, menghindari plagiarisme, menghormati dosen dan sesama mahasiswa, menjaga fasilitas kampus, serta aktif dalam kegiatan yang memberikan dampak positif. Bela negara juga dapat diwujudkan melalui keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial, edukasi masyarakat, pengembangan UMKM, hingga pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menyelesaikan persoalan di lingkungan sekitar.

Baca Juga: Mantan Wakil Rektor II UAD Dorong Mahasiswa Baru UNAMIN Manfaatkan Kesempatan Pendidikan

Di tengah perkembangan teknologi, mahasiswa juga diingatkan untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Triyana menyoroti ancaman hoaks, ujaran kebencian, polarisasi, dan penyalahgunaan media sosial yang dapat memengaruhi persatuan. Mahasiswa didorong untuk memeriksa informasi, membandingkan sumber, serta melakukan verifikasi sebelum membagikannya.

Pembekalan tersebut turut menempatkan mahasiswa sebagai calon pemimpin, profesional, peneliti, dan pengusaha sekaligus agen perubahan. Untuk menjalankan peran tersebut, mahasiswa perlu membangun kemampuan akademik yang disertai integritas, karakter, kemampuan berpikir kritis, nasionalisme, serta kepedulian terhadap masyarakat.

Materi wawasan kebangsaan dan bela negara tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh. Penguatan karakter, literasi digital, toleransi, serta kesadaran sebagai warga negara menjadi bagian dari pendidikan yang mendorong lahirnya generasi muda yang bertanggung jawab dan mampu berkontribusi dalam kehidupan masyarakat.

Melalui pembekalan ini, mahasiswa baru UNAMIN diharapkan tidak hanya memahami nilai kebangsaan secara konseptual, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan kampus, ruang digital, dan lingkungan masyarakat. (AAM)

Share this Post