KDEKS dan Bank Indonesia Dorong Kantin Unamin Raih Sertifikasi Halal dan Higienis

Sorong, 14 Juli 2025 — Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Papua Barat Daya bekerja sama dengan Bank Indonesia Perwakilan Papua Barat menggelar diskusi strategis di Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin) guna mendorong seluruh kantin kampus meraih Sertifikasi Layak Higienis dan Sanitasi (SLHS) serta sertifikasi halal. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rektor Unamin ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, termasuk civitas akademika Unamin, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Sorong, Bank Indonesia, serta para narasumber ahli.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mengembangkan ekosistem ekonomi halal di Papua Barat Daya. Rektor Unamin, Dr. H. Muhammad Ali, M.M., M.H., yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif KDEKS Papua Barat Daya, menekankan pentingnya penerapan standar higienis dan halal di lingkungan kampus. “Kami ingin memastikan bahwa kantin Unamin tidak hanya memenuhi standar kebersihan dan kesehatan, tetapi juga sesuai dengan prinsip syariah yang mendukung kebutuhan mahasiswa dan masyarakat,” ujarnya.

Bank Indonesia menyatakan dukungannya terhadap inisiatif ini. “Kami berkomitmen untuk mendorong kantin Unamin, tidak hanya dalam aspek higienis, tetapi juga untuk mendapatkan sertifikasi halal. Ini sejalan dengan visi kami dalam memajukan ekonomi syariah,” ungkap perwakilan BI.

Diskusi juga membahas pentingnya edukasi dan pelatihan bagi pengelola kantin terkait standar sanitasi dan kehalalan. Penanggung jawab kantin menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapan untuk mengikuti proses sertifikasi dengan bimbingan dari para ahli.

Menutup diskusi, Rektor Unamin menyampaikan harapan agar inisiatif ini menjadi percontohan bagi institusi pendidikan lain. “Kami optimis bahwa dengan kerja sama yang solid antara KDEKS, Bank Indonesia, dan para pihak terkait, Unamin dapat  menciptakan sebuah lingkungan kampus yang sehat dan sesuai prinsip syariah,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi langkah awal pembentukan standar baru bagi kantin perguruan tinggi, tidak hanya di Kota Sorong, tetapi juga di seluruh wilayah Papua Barat Daya.[HIS]

Share this Post