Kerjasama Internasional Universitas Muhammadiyah Sorong dan Universiti Muhammadiyah Malaysia

Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) dan Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) secara resmi memperkuat hubungan bilateral melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada 20 Mei 2023. Kesepakatan ini mencakup kerjasama dalam bidang penelitian dan pengembangan akademik. Sebagai implementasi awal dari MoU ini, tiga dosen UNAMIN terpilih untuk mengikuti program kuliah S3 Internasional di UMAM pada tahun 2024. Mereka adalah Ir. H. Irman Amri, S.T., M.T., IPM, Ir. Rendra Soekarta, S.Kom, M.T., IPP, dan Teguh Hidayat Iskandar Alam S.Kom., M.MT.

Penandatanganan MoU ini merupakan tonggak penting dalam sejarah UNAMIN, yang berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas jaringan kerjasama internasional. Dengan mengirimkan dosen-dosen terbaik untuk melanjutkan studi di Universiti Muhammadiyah Malaysia, UNAMIN menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kompetensi dan kualitas pengajarannya. Program ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dan metode pengajaran yang lebih inovatif, yang nantinya akan diterapkan di kampus UNAMIN.

Dalam menanggapi kerjasama ini, Dr. H. Muhammad Ali, M.M., M.H., menyatakan bahwa kolaborasi internasional seperti ini sangat penting untuk pengembangan institusi. "Kerjasama yang telah dilaksanakan agar dilanjutkan dan semakin ditingkatkan karena hal ini membuka peluang cara, metode belajar mengajar bagi tenaga pengajar Universitas Muhammadiyah Sorong," ujarnya. Dr. Muhammad Ali juga menekankan bahwa peningkatan kerjasama ini tidak hanya akan memberikan manfaat langsung bagi dosen yang terlibat, tetapi juga bagi seluruh ekosistem pendidikan di UNAMIN.

Langkah strategis ini menunjukkan komitmen UNAMIN dalam memperkuat kapabilitas akademiknya dan meningkatkan reputasi di kancah internasional. Dengan dukungan penuh dari pimpinan universitas dan implementasi MoU yang efektif, kerjasama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menciptakan sinergi positif antara kedua lembaga pendidikan tinggi Muhammadiyah tersebut.(ARK)

Share this Post