Kuliah Khusus Mata Kuliah Pengelolaan dan Pengolahan Sampah Hadirkan Praktisi Asal Jerman di Unamin

Sorong, 30 April 2025 – Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin) menggelar kuliah khusus Mata Kuliah Pengelolaan dan Pengolahan Sampah Semester 4. Kegiatan ini berlangsung di Gedung 4, Universitas Muhammadiyah Sorong, dengan menghadirkan dosen praktisi asal Jerman, Mr. Christian Andreas Gerhard Moeck, sebagai tamu pembicara.

Dengan tema “Solusi Ramah Lingkungan: Menjelajahi Sistem Pengelolaan Sampah di Jerman” , Mr. Christian Andreas Gerhard Moeck berbagi wawasan tentang sistem pengelolaan sampah di Jerman. Kuliah ini dipandu oleh Nur Abu, S.Si., M.Sc., yang juga berperan sebagai penerjemah selama sesi berlangsung.

Dalam sesi ini, Mr. Christian menjelaskan berbagai jenis sampah yang umum ditemukan dan bagaimana cara memilah serta menempatkannya dengan tepat. Ia juga memaparkan kebijakan tegas di Jerman, termasuk sanksi yang diberikan kepada masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Untuk memberikan gambaran lebih jelas, ia menunjukkan foto-foto tempat sampah di Jerman, yang tidak hanya fungsional tetapi juga memperhatikan estetika, serta keindahan lingkungan yang terjaga berkat penerapan sistem pengelolaan sampah yang baik.

Mahasiswa yang hadir terlihat antusias menyimak materi yang disampaikan. Beberapa dari mereka bahkan mampu menyimpulkan poin-poin penting dari penjelasan Mr. Christian dan aktif bertanya untuk memperdalam pemahaman mereka tentang sistem pengelolaan sampah di Jerman.

Nur Abu, S.Si., M.Sc., selaku dosen pengampu mata kuliah, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan global kepada mahasiswa tentang pengelolaan sampah yang berkelanjutan. “Kami berharap siswa dapat belajar dari sistem yang diterapkan di Jerman dan menemukan solusi yang relevan untuk diterapkan dalam konteks lokal,” ujarnya.

Sementara itu, dalam pesan penutupnya, Mr. Christian Andreas Gerhard Moeck mengatakan, “Intinya, sampah adalah tanggung jawab setiap individu. Di samping itu di butuhkan peraturan yang ketat dari pemerintah guna mewujudkan kebersihan kota .”

Kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berdiskusi langsung dengan praktisi internasional. Universitas Muhammadiyah Sorong berharap, melalui kegiatan ini, mahasiswa Teknik Lingkungan dapat memperluas wawasan mereka dan terinspirasi untuk berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.[HIS]

Share this Post