MAHASISWA KKN UNAMIN IMPLEMENTASIKAN 10 PROGRAM BERBASIS SDGs di Kelurahan Mariyai

Sorong, 28 Februari 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) melaksanakan 10 program kerja di Kelurahan Mariyai, Distrik Mariat, Papua Barat Daya sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Kegiatan ini berlangsung selama masa KKN dengan melibatkan aparat kelurahan, pihak sekolah, puskesmas, serta masyarakat setempat.

Program tersebut bertujuan mendorong peningkatan kualitas pendidikan, penguatan kapasitas masyarakat, perbaikan tata kelola administrasi, peningkatan derajat kesehatan, serta kepedulian terhadap lingkungan. Secara umum, kegiatan yang dilaksanakan mendukung SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas), SDGs 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta SDGs 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh).

Sepuluh program kerja yang telah direalisasikan meliputi sosialisasi edukasi literasi digital dan pencegahan bullying di SD Inpres 22 Kabupaten Sorong untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam menggunakan teknologi secara bijak serta membangun lingkungan sekolah yang aman dan saling menghargai.

Mahasiswa juga melaksanakan pembuatan tempat sampah di sekolah dan kelurahan yang disertai edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik guna membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat. Selain itu, dibuat papan informasi dan peta administrasi wilayah Kelurahan Mariyai yang memuat batas wilayah, pembagian RT/RW, serta struktur administratif guna meningkatkan transparansi dan tertib administrasi pelayanan publik.

Program lainnya adalah pembuatan dan pemasangan plang jalan untuk memudahkan identifikasi alamat dan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat. Dalam bidang literasi, mahasiswa membagikan buku cerita rakyat kepada siswa sekolah dasar guna menumbuhkan minat baca sekaligus menanamkan nilai karakter dan kearifan lokal sejak dini.

Di sektor kesehatan, mahasiswa bekerja sama dengan Puskesmas Mariat menyelenggarakan senam lansia sebagai upaya promotif dan preventif, serta program pengobatan gratis bagi masyarakat untuk meningkatkan akses layanan kesehatan dan kesadaran pemeriksaan rutin.

Selain itu, dilakukan penataan dan optimalisasi area parkir Kantor Kelurahan agar lebih tertib dan efisien, serta sosialisasi pengelolaan sampah di sekolah dasar melalui pendekatan edukatif dan praktik langsung pemilahan sampah.

Pihak Kelurahan Mariyai menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mahasiswa selama pelaksanaan KKN. Program-program yang dijalankan dinilai memberikan manfaat nyata, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, kebersihan lingkungan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Melalui implementasi 10 program kerja tersebut, mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga berkontribusi langsung dalam pembangunan sosial masyarakat serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah kelurahan.(RL)

Share this Post