Mahasiswa Teknik Lingkungan UNAMIN Wujudkan Aksi Nyata Cinta Lingkungan

Sorong, 26 Juli 2025 - Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, Mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) melaksanakan kegiatan penanaman mangrove di kawasan hutan mangrove Bandara DEO Kota Sorong. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap keberlangsungan ekosistem pesisir sekaligus menjadi wadah penerapan langsung ilmu yang dipelajari selama perkuliahan.

Lokasi tersebut dipilih karena merupakan wilayah pesisir yang memiliki peran strategis sebagai benteng alami pencegah abrasi. Selain itu, ekosistem mangrove berfungsi penting dalam menyerap emisi karbon, menyaring polutan, serta menjadi habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna.

Ketua Program Studi Teknik Lingkungan UNAMIN, Nur Bia, S.T., M.T., menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam aksi lingkungan seperti ini sangat penting sebagai bentuk pembentukan karakter sekaligus penguatan kompetensi akademik.

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Melalui kegiatan ini, mereka tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga langsung menerapkan keilmuannya di lapangan. Kami ingin membentuk lulusan yang tidak hanya paham teori, tapi juga peduli dan mampu memberi solusi atas persoalan lingkungan di masyarakat,” ujar Nur Bia.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini secara nyata menghubungkan pembelajaran teoritis dengan praktik. Beberapa mata kuliah di Program Studi Teknik Lingkungan, seperti Ekologi, Pengetahuan Lingkungan, dan Analisa Spasial, menjadi lebih kontekstual saat mahasiswa turun langsung melakukan survei vegetasi dan pengambilan data kualitas air di kawasan mangrove.

Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pemahaman mahasiswa, tetapi juga menjadi bagian dari pengabdian masyarakat dan kontribusi kampus terhadap pelestarian lingkungan. Nur Bia berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara berkala dengan cakupan yang lebih luas.

“Kami ingin kegiatan ini menjadi bagian dari budaya akademik UNAMIN, di mana mahasiswa tidak hanya belajar untuk lulus, tetapi juga memberi kontribusi bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” tambahnya.

Sebagai penutup, Nur Bia mengajak seluruh Mahasiswa UNAMIN untuk tidak tinggal diam dalam menghadapi krisis lingkungan, khususnya dalam menjaga ekosistem mangrove.

“Ayo ikut ambil bagian! Menjaga mangrove bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau dosen, tapi juga kita semua sebagai generasi penerus. Dari langkah kecil yang kita lakukan hari ini, kita bisa menciptakan dampak besar untuk masa depan.”

Dengan semangat kolaboratif dan komitmen terhadap keberlanjutan, mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan UNAMIN terus memperkuat perannya sebagai generasi berdaya saing, tanggap terhadap isu-isu lingkungan, dan siap terjun langsung memberi manfaat nyata bagi masyarakat.[HIS]

Share this Post