Mahasiswi Unamin Terpilih Ikuti Program BBM 2025 di Yogyakarta

Sorong, 19 Juli 2025 - Santike Marta Matruti, mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin) angkatan 2023, terpilih menjadi salah satu peserta Program Belajar Bersama Maestro (BBM) 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Program ini akan berlangsung selama 30 hari di Yogyakarta, mulai 22 Juli hingga 19 Agustus 2025.

Program BBM merupakan program seni tahunan yang telah berjalan selama delapan tahun. Bertujuan melestarikan budaya dan memperkenalkannya kepada generasi muda, BBM juga menjadi wadah pembentukan karakter melalui seni. Tahun ini, BBM membuka enam bidang seni: sastra, pedalangan, teater, tari, musik keroncong, dan seni lukis.

“Saya merasa sangat senang dan bersyukur bisa menjadi salah satu dari 60 peserta terpilih dari seluruh Indonesia. Dari total 575 pendaftar, hanya 60 yang dinyatakan lolos,” ungkap Santi saat diwawancarai di Sorong.

Proses seleksi BBM cukup ketat. Peserta harus memenuhi persyaratan administratif, seperti KTP, kartu mahasiswa, surat pernyataan, serta melampirkan portofolio yang menampilkan karya dan pengalaman seni. Dalam portofolionya, Santi mencantumkan karya-karya puisi serta dokumentasi pengalaman menari di berbagai acara. Selain itu, pengalaman organisasi dan pengabdian masyarakat turut menjadi bahan pertimbangan tim seleksi.

Dalam program BBM, peserta akan mengikuti berbagai kegiatan seperti workshop, diskusi, observasi ke tempat-tempat budaya, serta pelatihan intensif di bawah bimbingan maestro. Santi memilih bidang seni tari dan akan belajar di bawah bimbingan maestro tari di Yogyakarta. Salah satu target utama peserta adalah menciptakan karya tari Nusantara yang mencerminkan identitas budaya dari daerah asal masing-masing.

“Hasil karya akan ditampilkan dalam kegiatan panen karya di hadapan perwakilan kementerian. Harapannya, karya ini bisa menginspirasi dan menjadi bentuk nyata pelestarian budaya Indonesia,” tambah Santi.

Sebagai penutup, Santi berpesan kepada rekan-rekan mahasiswa di Unamin untuk aktif mencari informasi seputar program dan beasiswa seperti BBM, agar semakin banyak mahasiswa yang bisa berpartisipasi di tahun-tahun mendatang.[HIS]

Share this Post