Prodi Teknik Industri UNAMIN Raih Akreditasi Baik dari LAM Teknik
Sorong, 22 April 2025 — Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) kembali meraih prestasi penting dalam dunia pendidikan tinggi. Program Studi Teknik Industri pada jenjang sarjana resmi memperoleh akreditasi “Baik” dari Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Keteknikan (LAM Teknik) berdasarkan Keputusan LAM Teknik No. 0160/SK/LAM Teknik/AS/IV/2025 dengan skor akreditasi sebesar 284 poin. Akreditasi ini berlaku selama lima tahun, yakni mulai 21 April 2025 hingga 20 April 2030.
Dr. Ir. Hendrik Pristianto, ST., MT., IPM., Dekan Fakultas Teknik UNAMIN sekaligus Ketua Unit Pengelola Program Studi (UPPS), mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian ini dalam wawancara yang dilakukan secara online.
“Akreditasi ‘Baik’ yang kami terima mencerminkan kerja keras semua pihak yang terlibat—dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, serta mitra industri—yang senantiasa menjaga dan meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Dr. Hendrik.
Meski bangga dengan capaian ini, Dr. Hendrik tidak menutup mata terhadap tantangan yang masih dihadapi, terutama dalam aspek sumber daya manusia. Ia menyebut bahwa saat ini Program Studi Teknik Industri belum memiliki dosen bergelar doktor (S3), namun tengah melakukan langkah nyata untuk mengatasi hal tersebut.
“Saat ini, dua dosen kami sedang menjalani studi program doktor di bidang rekayasa industri di Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta. Kami berharap, setelah mereka menyelesaikan studi, mereka dapat membawa energi dan inovasi baru untuk memperkuat program studi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Prodi Teknik Industri UNAMIN telah menetapkan target ambisius untuk meraih akreditasi “Unggul” pada tahun 2028. Untuk mencapainya, berbagai langkah strategis telah disusun dan mulai dijalankan.
“Fokus utama kami ke depan adalah memperkuat kualitas pengajaran dan pembelajaran, memperbarui kurikulum agar selaras dengan kebutuhan industri, serta meningkatkan kompetensi dosen melalui pelatihan dan studi lanjut,” imbuh Dr. Hendrik dalam wawancara daring tersebut.
Selain pengembangan sumber daya manusia, penguatan fasilitas praktikum juga menjadi perhatian utama. Laboratorium yang representatif dan berbasis teknologi mutakhir dinilai penting untuk mendukung proses pembelajaran berbasis inovasi dan penelitian terapan.
“Kami akan terus mengembangkan fasilitas laboratorium dan memperluas kemitraan dengan dunia industri. Mahasiswa harus memperoleh pengalaman belajar yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” katanya.
Akreditasi ini tidak hanya mencerminkan kualitas internal program studi, tetapi juga menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa yang tertarik menekuni bidang teknik industri. UNAMIN memastikan bahwa setiap lulusan siap bersaing di pasar kerja nasional maupun global.
“Kami ingin mencetak lulusan yang tidak hanya andal secara teknis, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu menjawab tantangan global. Itu sebabnya, kami memadukan nilai-nilai kearifan lokal dengan pendekatan pendidikan yang modern dan kontekstual,” tutur Dr. Hendrik.
Saat ini, Prodi Teknik Industri UNAMIN juga telah menjalin kemitraan dengan berbagai perusahaan di kawasan industri Indonesia Timur. Kerja sama ini membuka peluang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam proyek-proyek nyata, memperluas jejaring profesional, serta meningkatkan kesiapan mereka menghadapi dunia kerja.
Dengan visi menjadi pusat pengembangan ilmu teknik industri yang unggul dan berdaya saing global, UNAMIN menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan kawasan Indonesia Timur.
“Kami optimistis, dengan semangat kolaborasi dan perbaikan berkelanjutan, Prodi Teknik Industri dapat melangkah lebih jauh dan mencapai akreditasi unggul di masa mendatang,” tutup Dr. Hendrik[HIS]