Prof Apriana Toding, M.Eng.Sc., Ph.D. Gelar Pelatihan Lektor Kepala dan Profesor di UNAMIN Sorong

Sorong, 12 September 2025 - Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) menjadi tuan rumah pelatihan bertajuk "Strategi Program Studi dalam Menyiapkan Program Studi Unggul dan Berdaya Saing" yang digelar pada Jumat, 12 September 2025, bertempat di Aula Rektorat UNAMIN. Acara ini dimulai pukul 09.00 WIT dan dihadiri oleh dosen-dosen Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dari wilayah Papua Barat Daya. Setiap PTS mengirimkan tiga peserta, khususnya dosen yang sedang mempersiapkan diri untuk mencapai jabatan Lektor Kepala (LK) dan Guru Besar (GB).

Pelatihan ini menghadirkan narasumber unggulan, Prof. Apriana Toding, M.Eng.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Kristen Indonesia Paulus sekaligus Guru Besar termuda di LLDIKTI IX Sulawesi. Dalam sesi pelatihannya, Prof. Apriana memberikan wawasan mendalam mengenai strategi peningkatan daya saing program studi di tengah persaingan global, serta pentingnya pengelolaan program studi yang unggul dan relevan dengan perkembangan zaman. “Dosen bukan hanya meningkatkan nilai SINTA, tetapi juga mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk mencapai hibah dari DIKTI, kenaikan jabatan akademik, dan kontribusi nyata pada kualitas pendidikan tinggi,” ujar Prof. Apriana Toding dalam materi yang dibawakan.

Beliau juga memaparkan syarat-syarat mutlak untuk kenaikan jabatan akademik, mulai dari Asisten Ahli hingga Profesor, termasuk dokumen-dokumen yang harus dipersiapkan seperti: Surat pengantar dari PTN/LLDIKTI/KL. Surat pernyataan pemimpin PT terkait keabsahan dokumen dan integritas akademik. Berita acara persetujuan senat. Berita acara Komite Integritas Akademik. Surat pernyataan pakta integritas terkait keabsahan karya ilmiah.

Selain itu, Prof. Apriana menekankan pentingnya publikasi karya ilmiah di jurnal bereputasi, baik nasional maupun internasional, sesuai dengan tingkatan jabatan akademik. Misalnya, untuk Lektor Kepala, dosen harus memiliki satu karya ilmiah di jurnal nasional terakreditasi peringkat 1 atau 2 sebagai penulis utama, serta satu karya ilmiah di jurnal internasional terindeks. Sementara, untuk jabatan Profesor, syarat tambahan mencakup publikasi di jurnal internasional bereputasi dengan SJR >0.10 atau JIF >0.05. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi dosen dalam mengelola program studi yang berkualitas tinggi dan berdaya saing global, sekaligus mendorong kolaborasi antar dosen PTS di wilayah Papua Barat Daya.

Acara ini menjadi momentum penting untuk berbagi pengalaman, ide, dan panduan praktis dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul. Universitas Muhammadiyah Sorong berharap pelatihan ini dapat menjadi awal dari langkah nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi di wilayah ini, menjadikan dosen-dosen PTS lebih siap menghadapi tantangan akademik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.[CGS]

Share this Post