Semangat Hari Pertama Pelatihan Sekolah Agraria: Belajar dan Bermain untuk Agraria yang Lebih Baik
Sorong, 26 September 2025 – Pelatihan Sekolah Agraria hari pertama dimulai dengan penuh semangat dan antusiasme para peserta. Bertempat di aula rektorat Univeristas Muhamadiyah Sorong, kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah yang memiliki minat mendalam terhadap isu-isu agraria.
Kegiatan dimulai dengan permainan interaktif untuk mencairkan suasana. Para peserta diajak menyebutkan nama mereka, tetapi dengan twist kreatif: inisial nama depan mereka diganti dengan nama benda atau hewan. Games ini berhasil memecahkan kebekuan di antara para peserta dan menciptakan suasana yang akrab sejak awal.
Setelah itu, peserta diajak untuk menuliskan harapan mereka terkait pelatihan ini pada sticky notes. Harapan-harapan tersebut kemudian ditempelkan pada sebuah gambar pohon, yang menjadi simbol harapan dan pertumbuhan dalam pembahasan agraria.

Sesi berikutnya dilanjutkan dengan diskusi interaktif. Peserta diajak menjawab dan berdiskusi mengenai berbagai pertanyaan seputar agraria, struktur agraria, pola dalam hubungan power relations, tata ruang, dan isu-isu lainnya. Diskusi ini membuka wawasan peserta sekaligus memberikan gambaran awal mengenai kompleksitas isu agraria di Indonesia.
Puncak hari pertama diisi dengan materi yang disampaikan oleh Pak Eko Cahyono melalui daring. Dalam presentasinya, Pak Eko membahas konteks historis kebijakan politik agraris, menekankan bahwa agraria adalah perbincangan mendasar tentang hak-hak yang dimiliki oleh bangsa ini. Materi ini membangkitkan antusiasme peserta, yang terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait agraria.
Setelah sesi materi, para peserta diberi waktu untuk beristirahat, sholat, dan makan siang (ishoma). Kegiatan hari pertama kemudian ditutup dengan sebuah permainan seru yang kembali menghidupkan suasana dan mempererat hubungan antar peserta.

Pelatihan Sekolah Agraria ini menjadi langkah awal yang menjanjikan untuk membangun pemahaman yang lebih mendalam tentang agraria dan mendorong munculnya solusi inovatif untuk permasalahan agraria di Indonesia.[CGS]