Terus berlanjut, Kerjasama Poltekpel Sorong dengan UNAMIN Laksanakan Pelatihan English for Maritime
Sorong, 14 Agustus 2023 - Universitas Muhammadiyah Sorong bersama dengan Politeknik Pelayaran Sorong (Poltekpel) telah melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang bertajuk "Pelatihan Bahasa Inggris Maritim" di Kampus Poltekpel Sorong. Kegiatan ini diadakan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan calon pelaut terkait Bahasa Inggris berstandar internasional.
Kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 14 hingga 15 Agustus 2023 ini diikuti oleh peserta dari dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pelayaran di kota Sorong. Peserta diberikan kesempatan untuk memahami dan menguasai Standar Maritime Communication Phrase (SMCP), yang merupakan kunci penting dalam komunikasi maritim global. Pelatihan ini dianggap esensial bagi calon pelaut, karena mampu menghubungkan mereka dengan dunia maritim internasional.
Para pemateri dalam acara ini adalah para ahli dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Sorong. Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Hasanudin, M.Pd, Rizal Akib, M.Pd, dan Dian Saputra, M.Pd, turut berpartisipasi sebagai pemateri dalam pelatihan tersebut. Mereka menjelaskan tentang pentingnya penguasaan Bahasa Inggris dalam dunia perkapalan serta memberikan pemahaman tentang SMCP kepada peserta.
Kegiatan ini juga melibatkan beberapa pelatihan keterampilan lainnya, sehingga peserta dapat memperluas wawasan mereka di luar aspek bahasa. Diharapkan bahwa melalui kegiatan ini, pengetahuan dan keterampilan peserta terkait Bahasa Inggris Maritim akan terus meningkat, sehingga mereka dapat menjadi calon pelaut Indonesia yang mampu berkomunikasi dengan baik dalam skenario maritim internasional.
Kerjasama antara Poltekpel Sorong dan Universitas Muhammadiyah Sorong dalam melaksanakan kegiatan ini bukanlah yang pertama kalinya. Sebelumnya, kedua lembaga tersebut telah secara konsisten melaksanakan kegiatan yang mendukung tridharma perguruan tinggi. Kedepannya, kolaborasi ini diharapkan akan berlanjut dengan tujuan mendorong pemeringkatan dan pengembangan institusi. Salah satu hasil konkret yang diharapkan dari kerjasama ini adalah publikasi bersama yang dapat memberikan dampak positif bagi kedua institusi.
Dengan adanya kegiatan Pelatihan Bahasa Inggris Maritim ini, diharapkan para calon pelaut Indonesia akan semakin siap menghadapi tantangan dalam dunia perkapalan global. Penguasaan Bahasa Inggris berstandar internasional menjadi salah satu kunci keberhasilan mereka dalam berkomunikasi dan berinteraksi dalam lingkungan maritim yang beragam.