Titip Ilmu dan Nurani kepada Wisudawan, Rektor UNAMIN Paparkan Capaian Riset Tahunan
Sorong, 22 Oktober 2026 — Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) menggelar Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-26 dan Magister ke-4 di Aula Antares Vega Prime Hotel, Sorong, Rabu (21/10/2026). Sebanyak 510 wisudawan mengikuti prosesi ini, termasuk angkatan pertama Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
Angkatan perdana PGSD tersebut melahirkan lulusan terbaik bidang non-eksakta, Almar Atu Soleha, dengan IPK sempurna 4,00 dan masa studi 3 tahun 11 bulan. Lulusan terbaik bidang eksakta diraih Fatima Arbiatun, S.T., dari Program Studi Teknik Lingkungan (IPK 3,96), sedangkan lulusan terbaik program magister diraih Nonce Christine Gaman dari Program Studi Magister Hukum (IPK 3,78).
Wisuda dihadiri Kepala LLDIKTI Wilayah XIV, perwakilan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Papua Barat Daya, unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, pimpinan perguruan tinggi, perbankan, dan kepala sekolah se-Sorong Raya.
Baca Juga: UNAMIN Wisuda 518 Lulusan, Rektor Tekankan Kejujuran dan Integritas
Dalam laporan akademiknya, Rektor UNAMIN, Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Ali, MM., MH., menyampaikan sejumlah capaian sepanjang 2026:
- Lima program studi meraih akreditasi Unggul: Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika, Sosiologi, Manajemen, dan Administrasi Negara.
- UNAMIN memiliki 228 dosen tetap, 38 di antaranya bergelar doktor, serta 47 dosen yang sedang menempuh studi doktoral, enam di antaranya di Amerika Serikat, Hungaria, dan Malaysia.
- UNAMIN mendidik 5.333 mahasiswa pada tahun akademik 2026/2027. Tiga dari empat mahasiswa adalah putra-putri Papua, dan 1.540 mahasiswa menerima beasiswa.
- Tracer study 2026 terhadap 2.265 alumni mencatat 81 persen lulusan bekerja sesuai bidang keahliannya. Total alumni UNAMIN kini mencapai 14.362 orang.
- Sebanyak 47 proposal penelitian dan pengabdian dosen memperoleh pendanaan Kemdiktisaintek senilai Rp3,8 miliar, menempatkan UNAMIN di peringkat empat besar dari 163 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah se-Indonesia. UNAMIN juga meraih pendanaan internasional senilai Rp1,65 miliar untuk konservasi terumbu karang.
- Mahasiswa meraih dua medali emas tingkat internasional dan delapan medali emas tingkat nasional, sementara UNAMIN telah menjalin delapan kerja sama internasional.

Kepada para wisudawan, Rektor menegaskan bahwa wisuda adalah awal perjalanan baru.
"Ingatlah, gelar sarjana bukan tanda bahwa kalian telah mengetahui segalanya. Gelar ini adalah tanda bahwa kalian siap terus belajar, bertanya, bertumbuh ke arah yang lebih baik. Ilmu akan menunjukkan jalan, tetapi kerendahan hati, kejujuran, integritas, dan kepedulianlah yang membuat perjalanan kalian bermakna serta memberi pencerahan," ujar Rektor.
Rektor juga menekankan pentingnya kejujuran bagi para lulusan.
"Jangan takut memulai dari yang kecil. Jangan malu bekerja dengan jujur. Dan jangan pernah mengukur nilai diri hanya dari jabatan atau penghasilan. Ukurlah juga dari manfaat yang kita berikan kepada orang lain," pesannya.
Ia juga mengingatkan, "Bangsa Indonesia tidak kurang orang pintar, tapi orang jujur masih sangat langka."
Kelulusan ratusan sarjana dan magister ini menegaskan peran UNAMIN dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama tujuan ke-4 (Pendidikan Berkualitas), ke-8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan ke-10 (Berkurangnya Kesenjangan) di Tanah Papua. (AAM)