UNAMIN dan PW PGM Indonesia Teken MoU, Gelar Workshop tentang Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran

Sorong, 20 Agustus 2024 – Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin) dan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia telah resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang menegaskan komitmen kedua belah pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Penandatanganan MoU ini dilaksanakan di Aula Asrama Haji Kota Sorong pada hari Selasa, 20 Agustus 2024, yang dimulai pukul 08.00 WIT dan dihadiri oleh seluruh guru madrasah tingkat RA, MI, MTs, dan MA se-Sorong Raya.

Rektor Universitas Muhammadiyah Sorong, yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Riset, M. Iksan Badarudin, M.Si., menyampaikan bahwa MoU ini merupakan bagian dari upaya universitas dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

"Sebagai lembaga pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sorong memiliki tanggung jawab besar untuk tidak hanya mencetak lulusan yang kompeten, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. Kerja sama dengan PGM Indonesia ini adalah salah satu langkah nyata kami untuk memperkuat peran tersebut," ujar Iksan Badarudin.

Selain penandatanganan MoU, kegiatan hari ini juga dilanjutkan dengan pelaksanaan workshop yang menghadirkan narasumber dari Universitas Muhammadiyah Sorong, yaitu Dr. Rahmatullah Bin Arsyad, M.Pd., dan Dr. Muhammad Fathurrahman, M.Pd. Workshop ini mengusung tema "Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Pembelajaran", sebuah topik yang sangat relevan di era digital saat ini.

Dalam sambutannya, Iksan Badarudin menekankan pentingnya integrasi teknologi, khususnya AI, dalam dunia pendidikan. Menurutnya, AI memiliki potensi besar untuk merevolusi metode pembelajaran di madrasah, meningkatkan efisiensi, dan mempersonalisasi proses belajar mengajar.

"Kami berharap workshop ini menjadi wadah bagi para guru madrasah untuk berbagi ilmu dan pengalaman dalam memanfaatkan teknologi AI di ruang kelas. Dengan demikian, para guru dapat lebih siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan dan memberikan pengajaran yang lebih efektif dan inovatif kepada siswa-siswi mereka,"tambahnya.

Kegiatan hari ini juga dirangkai dengan pelantikan pengurus Pimpinan Wilayah PGM Indonesia oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (KAKANWIL KEMENAG) Provinsi Papua Barat, yang menandai dimulainya kolaborasi intensif antara Unamin dan PGM Indonesia dalam berbagai program peningkatan kapasitas guru madrasah.

Dengan penandatanganan MoU ini dan berbagai kegiatan pendukungnya, Universitas Muhammadiyah Sorong dan PGM Indonesia berkomitmen untuk terus mendorong inovasi dalam dunia pendidikan, serta memastikan bahwa guru-guru madrasah di Indonesia khususnya di Kota Sorong memiliki akses terhadap pengetahuan dan teknologi terbaru. [Humas]

Share this Post