UNAMIN Dorong Internasionalisasi Program Studi melalui Sharing Session Bersama ASKUI-PTMA

Sorong, 7 Oktober 2024 – Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) mengadakan acara Sharing Session bertajuk "Internasionalisasi PTMA dan Akreditasi Internasional Program Studi." Acara ini menghadirkan Condro Nur Alim, Ph.D., Ketua Asosiasi Kantor Urusan Internasional (ASKUI) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA), sebagai narasumber utama.

Acara ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Penjaminan Mutu, Riset, Inovasi, dan Pengabdian, Dr. Muhammad Syahrul Kahar, M.Pd., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya upaya internasionalisasi bagi program studi di UNAMIN. "Internasionalisasi adalah langkah strategis yang harus diambil untuk membawa program studi kita bersaing di kancah global. Kami mengharapkan roadmap yang jelas untuk mencapai tujuan ini, dan kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Condro atas kesediaannya memberikan wawasan dan strategi terkait hal ini," ucapnya.

Condro Nur Alim, Ph.D. dalam pemaparannya menjelaskan peran penting ASKUI dalam mendampingi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) dalam proses menuju internasionalisasi. “Saat ini, persaingan di dunia pendidikan tinggi bukan lagi hanya di ranah nasional, tetapi sudah di tingkat internasional. Tugas kami adalah membantu PTMA go internasional dengan membangun kerjasama internasional dan meningkatkan publikasi internasional,” ujar Condro.

Dalam sesi ini, Condro Nur Alim juga menyoroti beberapa langkah kunci untuk meraih akreditasi internasional, di antaranya:

  • Pengembangan kelas internasional, dengan kurikulum dan perangkat pembelajaran berbahasa Inggris.
  • Mendorong adanya Guest Lecture dan Visiting Professor, sebagai bagian dari pengakuan internasional.
  • Mengembangkan penelitian internasional dengan roadmap yang jelas dan ciri khas yang kuat.
  • Mendorong program mobilitas internasional, seperti summer course dan kerjasama akademik dengan mitra internasional.

“Untuk mencapai akreditasi internasional, hal-hal seperti kurikulum berstandar internasional, kolaborasi dengan mitra internasional, serta pemeringkatan global menjadi sangat penting. Universitas harus berkomitmen untuk Bringing University to the World dan Bringing the World to University,” tutup Condro.

Acara ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Universitas Muhammadiyah Sorong dalam menyusun strategi internasionalisasi program studi serta meningkatkan mutu pendidikan yang berdaya saing global. [Humas]

Share this Post