UNAMIN Hadiri Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri 2025: Dorong Transformasi Ekonomi Indonesia

Bandung, 7 Agustus 2025 – UNAMIN berpartisipasi aktif dalam Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri 2025, yang berlangsung pada 7-9 Agustus 2025 di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Institut Teknologi Bandung (ITB), Indonesia. Acara ini secara resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan menyoroti visi besar transformasi Ekonomi Nasional. Konvensi ini dihadiri oleh 350 Rektor dan Wakil Rektor dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS), 26 Diaspora Indonesia, serta 1.066 peneliti Indonesia di bidang Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM).

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa target pertumbuhan Ekonomi Indonesia dalam 5 tahun ke depan adalah mencapai 8% per tahun. Untuk mencapai target ini, diperlukan transformasi dari ekonomi ekstraktif menjadi Ekonomi berbasis industri dengan nilai tambah tinggi. Presiden juga menyoroti perlunya meningkatkan kompleksitas Ekonomi Indonesia yang cenderung menurun selama dua dekade terakhir, yang menyebabkan deindustrialisasi prematur.

“Kondisi ini memerlukan sinergi dari seluruh komponen bangsa. Pemerintah sebagai pembuat kebijakan, pelaku usaha sebagai aktor utama, pendidikan tinggi sebagai penyedia sumber daya manusia yang kompeten, masyarakat sebagai pengguna teknologi, dan media sebagai penyebar inovasi yang dihasilkan bangsa,” ungkap Presiden Prabowo Subianto.

Sejalan dengan hal ini, Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri 2025 menjadi wadah strategis bagi para akademisi, peneliti, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat kolaborasi, berbagi inovasi, serta mendorong integrasi ilmu pengetahuan dengan industri.

Keikutsertaan UNAMIN , yang diwakili oleh Wakil Rektor IV bidang Kelembagaan, Kerjasama, Sumber Daya Manusia, dan Unit Usaha, Ir. Irman Amri, S.T., M.T., IPM., dalam acara ini menegaskan komitmennya untuk mendukung transformasi Ekonomi Indonesia melalui pendidikan, penelitian, dan inovasi. Dengan membangun jejaring lintas sektor, UNAMIN berkontribusi pada pengembangan teknologi dan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan masa depan.

Acara ini diharapkan menjadi katalisator untuk mendorong kebangkitan industri nasional dan menjadikan Indonesia sebagai negara dengan Ekonomi berdaya saing tinggi di tingkat global. (DWS)

Share this Post