UNAMIN Gelar 1st International Summer School di Raja Ampat untuk Keberlanjutan Lingkungan
Sorong, 10 November 2025 – Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) resmi membuka kegiatan 1st International Summer School on Raja Ampat Local Wisdom for Sustainable Tourism & Cross Cultural Collaboration for Environmental Sustainability yang berlangsung di Vega Hotel Sorong. Program ini merupakan hasil kerja sama antara UNAMIN dan Southern Cross University (SCU) Australia dalam skema learning exchange internasional.
Kegiatan yang akan berlangsung hingga 21 November 2025 ini dibuka secara resmi oleh Ketua Panitia Rizal Akib, S.Pd., M.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini terdiri dari dua bagian penting. Pertama, New Colombo Plan program mobilitas internasional oleh mitra SCU bertema Cross Cultural Collaboration for Environmental Sustainability. Program ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang telah sukses digelar tahun lalu bersama mitra yang sama.
Bagian kedua adalah kegiatan perdana Inbound Mobility Program dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UNAMIN dengan tema Summer School on Local Wisdom for Sustainable Tourism. Menurut Rizal Akib, tema ini mengangkat nilai-nilai kearifan lokal atau “kedisininan” sebagai potensi berdaya jual global. “Kegiatan ini adalah pembelajaran singkat yang menargetkan peningkatan jumlah mahasiswa asing yang datang belajar di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris serta mempertahankan predikat unggul yang baru-baru ini diraih program studi ini,” ungkapnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi dosen dan mahasiswa UNAMIN untuk berkolaborasi lintas budaya. Peserta summer school tahun ini berasal dari Australia (17 peserta), Sudan (2 peserta), Timor Leste (1 peserta), Jerman (1 peserta), dan Yaman (1 peserta). Mereka akan mengikuti serangkaian aktivitas pembelajaran dan pengenalan budaya di Kota Sorong dan Kabupaten Raja Ampat, meliputi belajar Bahasa Indonesia, kuliner lokal (cooking class), kesenian dan kerajinan noken, community service, school visit, wawancara tokoh adat, serta kegiatan lingkungan bersama masyarakat lokal.
Rizal menambahkan, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pimpinan universitas, mitra internasional, dan lembaga lokal. “Melalui kegiatan ini, UNAMIN berupaya meningkatkan visibilitasnya di tingkat global sekaligus memperkenalkan nilai-nilai kearifan lokal Raja Ampat sebagai contoh nyata praktik keberlanjutan pariwisata dan harmoni dengan alam,” tuturnya.
Lebih jauh, summer school ini diharapkan dapat memperluas wawasan global mahasiswa, memperkuat jejaring akademik internasional, serta memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat lokal melalui kolaborasi budaya dan lingkungan yang berkelanjutan. (DWS)