Unamin Tegaskan Fokus Program Non-Fisik dan Perlindungan BPJS dalam KKN Tematik 2025

Sorong, 17 April 2025 – Ketua Panitia Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin) tahun  2025, Mohammad Arief Nur Wahyudien, S.T., M.T., secara resmi melaporkan jumlah peserta yang akan menjalankan program KKN tahun ini. Sebanyak 202 mahasiswa telah mendaftar secara online melalui sistem yang dibuka sejak tanggal 21 Februari hingga 25 Maret 2025.

Dari total tersebut, sebanyak 38 mahasiswa merupakan peserta konversi KKN dari berbagai program seperti hibah PPKM, penelitian dosen, Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), dan Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM). Sementara 164 mahasiswa lainnya merupakan peserta reguler yang akan langsung terjun ke lapangan.

Dalam laporannya, Ketua Panitia menjelaskan bahwa lokasi penempatan mahasiswa KKN tersebar di 7 distrik dan 12 kelurahan di wilayah Kota Sorong. Penetapan lokasi tersebut merupakan hasil survei yang dilakukan oleh tim panitia, dengan mempertimbangkan potensi dan kebutuhan masyarakat setempat.

Ia menegaskan bahwa selama menjalankan program KKN, seluruh mahasiswa diwajibkan melaksanakan program kerja yang telah dirancang sesuai dengan pedoman KKN Tematik. Selain itu, ia mengingatkan agar peserta tidak membuat atau menambah program kerja bersifat fisik yang berat dan membutuhkan biaya besar, guna menghindari beban yang tidak sesuai dengan kapasitas mahasiswa dan tujuan utama pengabdian.

Disampaikan pula bahwa seluruh peserta telah mengikuti pembekalan intensif selama dua hari, yang diharapkan menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan di lapangan. Pembekalan ini mencakup aspek teknis, sosial, etika, serta keterampilan komunikasi dan publikasi.

Sebagai bentuk perlindungan, para mahasiswa KKN Tematik 2025 telah didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Penyerahan simbolis kartu BPJS dilakukan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Sorong kepada Rektor Unamin, Dr. H. Muhammad Ali, M.M., M.H., yang kemudian mewakili penyerahan kepada dua mahasiswa perwakilan.

Langkah ini menjadi bukti komitmen Unamin dalam memastikan keselamatan dan perlindungan mahasiswa selama masa pengabdian berlangsung. Dengan kesiapan ini, seluruh peserta diharapkan mampu menjalankan program KKN secara optimal, aman, dan berdampak nyata bagi masyarakat.[HIS]

Share this Post