Wakil Rektor IV Unamin Bahas Efisiensi Anggaran dalam Rapat Sosialisasi dengan Civitas Akademika

Sorong, 6 Maret 2025 – Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin) menggelar rapat sosialisasi yang dipimpin oleh Wakil Rektor IV Bidang Kelembagaan, Kerjasama, Sumber Daya Manusia, dan Unit Usaha, Ir. H. Irman Amri, ST, MT, IPM. Rapat ini dihadiri oleh para dosen, staf, dan tenaga kependidikan (tendik) Unamin untuk membahas efisiensi anggaran tahun 2025 serta sistem tunjangan bagi tenaga pendidik dan pegawai.

Dalam pemaparannya, Ir. H. Irman Amri, ST, MT, IPM, menekankan bahwa efisiensi anggaran merupakan tanggung jawab institusi untuk memastikan dana yang tersedia digunakan secara tepat. Ia menampilkan postur keuangan RAPB dan menyoroti langkah-langkah yang diperlukan agar anggaran dapat dialokasikan dengan baik sesuai kebutuhan universitas.

Salah satu poin utama dalam pembahasan ini adalah sistem tunjangan pokok struktural dan tunjangan struktural variabel bagi dosen dan tenaga pendidik. Tunjangan pokok diberikan secara tetap kepada pemegang jabatan struktural, sementara tunjangan variabel diberikan berdasarkan kinerja individu. Mekanisme ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas serta memastikan keseimbangan dalam pengelolaan anggaran.

Lebih lanjut, Ir. H. Irman Amri, ST, MT, IPM, menjelaskan bahwa perhitungan periodisasi tunjangan akan dilakukan pada November dan April setiap tahunnya. Hal ini bertujuan untuk memastikan distribusi tunjangan berjalan dengan baik serta memberikan kesempatan bagi tenaga pendidik untuk meningkatkan kinerjanya sebelum evaluasi dilakukan. Ia juga menegaskan bahwa sebelum realisasi anggaran dilaksanakan, semua pihak harus memahami mekanisme ini agar tidak terjadi kesalahan dalam implementasi.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Unamin, Dr. H. Muhammad Ali, MM., MH, menyampaikan bahwa kompensasi yang diberikan kepada tenaga pendidik bukan hanya sekadar angka, tetapi juga harus menjadi pemacu semangat dalam bekerja dan beribadah. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) harus tetap menjadi bagian dari sistem kerja di Unamin.

Dr. H. Muhammad Ali, MM., MH, juga menekankan pentingnya memiliki jiwa petarung dalam menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik. Menurutnya, keberhasilan universitas tidak hanya bergantung pada kebijakan yang diterapkan, tetapi juga pada dedikasi dan semangat yang dimiliki oleh setiap individu dalam menjalankan tugasnya.

Sebagai bentuk transparansi, ia meminta pendapat dari para dosen terkait kebijakan yang disampaikan, dan mayoritas menyatakan dukungan terhadap langkah-langkah efisiensi yang diterapkan. Dr. H. Muhammad Ali, MM., MH, mengapresiasi waktu dan dedikasi para dosen yang telah menghadiri sosialisasi ini serta menegaskan bahwa kebersamaan dan kerja sama adalah kunci utama dalam mencapai keberhasilan institusi.

Dengan adanya kebijakan ini, Unamin berharap dapat mengelola anggaran dengan lebih baik serta meningkatkan motivasi tenaga pendidik dalam mendukung visi universitas menuju institusi yang unggul dan efisien. Evaluasi berkala akan terus dilakukan untuk memastikan efektivitas kebijakan ini dan mendorong peningkatan kualitas akademik di Unamin.[HIS]

Share this Post