Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Rektor UNAMIN Ajak Generasi Muda Imbangi Kecerdasan dengan Nilai Patriotik

Sorong, 28 Oktober 2026 — Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin) menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada Rabu, 28 Oktober 2026, pukul 07.30–08.30 WIT. Upacara dipimpin langsung oleh Rektor Unamin, Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Ali, MM., MH., dan diikuti para wakil rektor, dekan, kepala program studi, dosen, staf, serta mahasiswa. Dalam rangkaian upacara, Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 kembali dibacakan.

Dalam amanatnya, Rektor mengajak seluruh peserta untuk memaknai masa depan bangsa sebagai tanggung jawab bersama hari ini, bukan sekadar sesuatu yang dinantikan. Amanat ditutup dengan salam lintas agama.

“Masa depan adalah sesuatu yang sedang kita alami bersama.” — Rektor Unamin

Usai upacara, Rektor menyampaikan bahwa naskah Sumpah Pemuda merupakan fondasi kokoh bagi generasi muda dalam membangun bangsa. Menurutnya, mahasiswa boleh memperluas cakrawala dengan belajar dari kemajuan bangsa lain, namun tidak boleh tercerabut dari nilai-nilai Sumpah Pemuda.

“Kita ini sudah punya fondasi yang sangat kuat, yaitu dengan naskah Sumpah Pemuda. Hal itulah yang kita jadikan sebagai fondasi untuk kita bangun bangsa Indonesia ke depan.” — Rektor Unamin

Ia juga menekankan pentingnya penguatan jati diri generasi muda yang berlandaskan Pancasila.

“Indonesia itu tidak kekurangan orang pintar, orang jenius. Tetapi kepintarannya itu harus diimbangi dengan nilai-nilai patriotik, nilai-nilai yang tangguh, yang sesuai dengan nilai Pancasila.” — Rektor Unamin

Rektor turut memaknai warna merah pada Sang Saka Merah Putih sebagai simbol keberanian untuk menegakkan kebenaran dan keadilan tanpa tebang pilih. Ia berpesan agar generasi muda tampil sebagai teladan bagi kemajuan bangsa.

“Jangan melihat siapa. Tapi tampillah untuk memberikan keteladanan yang terbaik untuk kemajuan bangsa dan bernegara.” — Rektor Unamin

Semangat persatuan juga disuarakan mahasiswa. Ilona Ruth H. Waren, mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Unamin, menilai generasi muda perlu melanjutkan perjuangan para pemuda 1928 melalui jalur yang mereka tekuni.

“Kita sebagai generasi muda, kita bukan hanya mengenang perjuangan dari para [pemuda] Sumpah Pemuda terdahulu, tetapi kita harus melanjutkan melalui prestasi dan pendidikan.” — Ilona Ruth H. Waren

Melalui peringatan ini, Unamin meneguhkan komitmennya untuk melahirkan generasi muda Papua Barat Daya yang cerdas, berkarakter, dan berjiwa kebangsaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi Unamin terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan karakter dan prestasi mahasiswa, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penanaman nilai keadilan, keberanian menegakkan kebenaran, dan persatuan dalam keberagaman. (BPY)

Share this Post