Perkuat Kualitas Riset dan Publikasi Ilmiah di Tanah Papua, UNAMIN Gelar Workshop Nasional Bersama Ditjen Risbang Kemdiktisaintek

Sorong, 15 Oktober 2026 — Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) kembali mencatatkan tonggak sejarah penting dalam pengembangan mutu akademik dan ekosistem riset di tanah Papua dengan menjadi tuan rumah Workshop Penulisan Artikel Ilmiah Nasional Tahun 2026 Batch 4 pada Rabu (14/10/2026). Kegiatan bergengsi ini diselenggarakan atas kerja sama strategis antara Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama UNAMIN.

Acara pembukaan yang dihelat secara khidmat di Aula Rektorat Lantai 3 UNAMIN, Kota Sorong, dihadiri oleh pimpinan universitas, puluhan akademisi, peneliti muda, dan dosen dari berbagai perguruan tinggi swasta maupun negeri di Papua Barat Daya dan wilayah sekitarnya. Kehadiran para pimpinan lembaga pendidikan tinggi dan kementerian ini menegaskan semangat sinergi untuk mendorong hasil penelitian dari tanah Papua agar berdaya saing di kancah nasional maupun internasional.

Sinergi riset nasional ini menghadirkan tim pakar dan akademisi terkemuka Indonesia sebagai narasumber utama, yaitu:

  1. Dr. Mohammad Fauzan Adziman, S.T., M.Eng., Ph.D., Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan (Dirjen Risbang) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek)
  2. Dr. Phil. Ayu Okvitawanli, B.CogSc., M.Sc. (Fakultas Psikologi Universitas Sebelas Maret)
  3. Astari Dwiranti, M.Eng., Ph.D. (Departemen Biologi FMIPA Universitas Indonesia)
  4. Dr. Grandprix Thomryes Marth Kadja (Institut Teknologi Bandung)
  5. Maria Mardalena Martini Kaisar, Ph.D. (Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya)
  6. Assoc. Prof. Dr.Eng. Masita Dwi Mandini Manessa, S.Si., M.Si., M.Eng. (Universitas Indonesia)
  7. Tim Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan Ditjen Risbang Kemdiktisaintek

Dalam sambutan pembukanya, Rektor UNAMIN Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Ali, MM., MH., menyampaikan rasa syukur mendalam serta apresiasi atas kepercayaan kementerian yang menunjuk UNAMIN sebagai pusat pelaksanaan kegiatan. Beliau menekankan bahwa riset kampus harus berorientasi pada kemanfaatan nyata dan pemberdayaan potensi lokal Papua.

"Kegiatan ini merupakan berkah luar biasa bagi tanah Papua. Kekayaan alam kita sangat melimpah, dan tugas kita sebagai peneliti adalah mengolahnya secara mandiri. Seperti inovasi dosen UNAMIN dalam mengolah ampas sagu menjadi pakan ternak berkualitas, riset tidak boleh berhenti di dalam laci, melainkan harus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat." — Rektor Universitas Muhammadiyah Sorong

Dukungan penuh terhadap penguatan kapasitas riset juga disampaikan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV, Dr. Suriel S. Mofu, S.Pd., M.Ed., TEFL., M.Phil. Melalui sambungan daring, beliau menyoroti pentingnya peran akademisi dalam merumuskan kebijakan publik yang berbasis kajian ilmiah.

"Ini adalah peristiwa historis karena untuk pertama kalinya Ditjen Risbang menggelar workshop penulisan artikel ilmiah langsung di tanah Papua. Sudah saatnya kita bertransformasi menuju kebijakan berbasis data dan kajian akademik yang akurat (evidence-based policies). Manfaatkan momentum ini agar akademisi Papua semakin aktif berkontribusi pada publikasi ilmiah nasional dan internasional." — Dr. Suriel S. Mofu, S.Pd., M.Ed., TEFL., M.Phil. (Kepala LLDIKTI Wilayah XIV)

Sementara itu, Direktur Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan Ditjen Risbang Kemdiktisaintek, Prof. Dr. rer. pol. Heri Kuswanto, M.Si., menegaskan komitmen pemerintah dalam perluasan program fasilitas riset ke wilayah Indonesia Timur.

"Atmosfer akademik di UNAMIN sangat luar biasa. Kami berkomitmen untuk memperbanyak alokasi program pendampingan riset, pelatihan proposal, hingga hibah internasional di wilayah Indonesia Timur. Selain meningkatkan mutu penulisan, kami juga menekankan pentingnya menjaga etika publikasi (writing ethics) dan integritas penelitian agar karya ilmiah yang dihasilkan berdaya guna bagi masyarakat." — Prof. Dr. rer. pol. Heri Kuswanto, M.Si. (Direktur Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan Ditjen Risbang Kemdiktisaintek)

Penyelenggaraan Workshop Penulisan Artikel Ilmiah Nasional ini juga memiliki keterkaitan erat dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Khususnya pada SDGs Poin 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas riset dosen di Papua; SDGs Poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui hilirisasi riset inovasi lokal seperti pengolahan ampas sagu yang memberdayakan ekonomi warga; serta SDGs Poin 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi lintas institusi antara kementerian, LLDIKTI, dan perguruan tinggi. Sinergi ini mempertegas peran UNAMIN dalam mengawal pembangunan berkelanjutan di Papua Barat Daya menuju Indonesia Emas 2045. (AAM)

Share this Post