UNAMIN Gelar Sekolah Pasar Modal, OJK Dorong Mahasiswa Jadi Agen Literasi Keuangan

Sorong, 9 Oktober 2026 — Galeri Investasi BEI Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) menyelenggarakan Sekolah Pasar Modal pada Kamis (08/09?2026), di Aula UNAMIN lantai 3. Kegiatan bertema “Cerdas Finansial, Berani Berinvestasi, Teguh pada Prinsip Syariah” ini ditujukan untuk memperkuat literasi keuangan dan pemahaman investasi di kalangan mahasiswa.

Tiga narasumber hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Keveen Paulus Matondang, Asisten Manajer Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua Barat dan Papua Barat Daya; Kresna A. Payokwa, Kepala Wilayah Papua PT Bursa Efek Indonesia; dan Yansen Sumual dari PT MNC Sekuritas.

Kegiatan diawali sambutan Ketua Program Studi Manajemen S1 UNAMIN, Dr. Ahmad Jamil, S.E., M.M., dilanjutkan sambutan Kepala Kantor OJK Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya, Budi Rahman.

Kegiatan ini diikuti mahasiswa Program Studi Manajemen serta dihadiri Ketua Program Studi Akuntansi, Nur Aeni Waly, S.M., M.Ak., Ketua Program Studi Pariwisata, Muhammad Muflih Fawwaz Tahir, S.Par., M.Par., dan para dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNAMIN.

Dalam sesi materi, ketiga narasumber menjelaskan cara menghindari aktivitas keuangan ilegal serta cara mengenali produk keuangan yang berizin dan diatur oleh OJK. Mahasiswa juga dikenalkan pada Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) sebagai sarana untuk mengecek data diri di sektor keuangan.

Pengecekan itu dapat dilakukan secara mandiri melalui laman idebku.ojk.go.id. Lewat layanan tersebut, mahasiswa bisa melihat rekam jejak kreditnya, termasuk apakah memiliki fasilitas kredit macet atau tidak.

Selain itu, peserta diarahkan memanfaatkan situs dan laman pembelajaran yang disediakan OJK untuk mempelajari cara mengelola keuangan masing-masing.

Kepada mahasiswa, Keveen Paulus Matondang menitipkan pesan agar ilmu yang diperoleh diteruskan kepada lingkungan terdekat.

“Pesan utama saya untuk mahasiswa, khususnya yang sekarang masih termasuk Gen Z, saya berharap setelah mengikuti kegiatan edukasi dari OJK hari ini, teman-teman bisa menjadi agen literasi keuangan untuk teman-teman dekatnya, untuk keluarga, dan orang-orang sekitar,” ujar Keveen.

Sekolah Pasar Modal ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Edukasi literasi keuangan bagi mahasiswa mendukung SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, sedangkan pengenalan investasi dan produk keuangan yang legal mendukung SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Kolaborasi UNAMIN dengan OJK, Bursa Efek Indonesia, dan MNC Sekuritas mencerminkan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (AAM)

Share this Post