Dosen FKIP Universitas Muhammadiyah Sorong Jadi Pemateri pada Seminar Internasional di Thailand
3 juni 2024 – Rizal Akib, M.Pd, Selaku Kepala Urusan Internasional UNAMIN dan juga seorang dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN), mendapat kehormatan menjadi salah satu pemateri dalam seminar internasional bertajuk "English Teaching Development" yang diadakan oleh Loei Provincial Education Office (LPEO) pada Senin, 3 Juni 2024. Seminar yang berlangsung di Gedung Dinas Pendidikan Provinsi Loei ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Provinsi Loei, Kepala Dinas Pendidikan, Direktur Loei Primary Educational Service Area Office 2, serta para kepala sekolah dan guru-guru di Provinsi Loei.
Kegiatan seminar internasional ini merupakan hasil implementasi dari kerjasama antara Universitas Muhammadiyah Sorong dan Pemerintah Provinsi Loei, Thailand. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait pengembangan pembelajaran Bahasa Inggris. Selain seminar, acara tersebut juga mencakup penerimaan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang akan mengajar dan melakukan pengabdian di Provinsi Loei selama empat bulan. Selain Universitas Muhammadiyah Sorong, program KKN Internasional ini juga diikuti oleh Universitas Muhammadiyah Gresik, Universitas Muhammadiyah Palopo, dan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.

Dalam wawancara, Rizal Akib mengungkapkan bahwa materi yang dibawakannya berfokus pada kolaborasi antara guru, orangtua, dan mahasiswa dalam mendukung pembelajaran di sekolah. Ia menegaskan bahwa tidak ada kendala serius dalam menyampaikan materi karena mayoritas peserta adalah guru Bahasa Inggris yang sudah berpengalaman. Rizal juga menilai kegiatan ini sangat menguntungkan kedua belah pihak dalam mengembangkan kultur internasionalisasi melalui pengajaran Bahasa Inggris antara Indonesia dan Thailand. Dukungan dari pemerintah setempat, terbukti dengan kehadiran pejabat penting seperti Wakil Gubernur Provinsi Loei, memberikan nilai tambah pada kegiatan ini.
Rizal berharap agar mahasiswa UNAMIN yang mengikuti program KKN Internasional dapat beradaptasi dan berbagi pengalaman dengan guru-guru serta sistem pendidikan di Thailand. Ia juga menargetkan peningkatan kerjasama internasional melalui program-program lainnya, termasuk peningkatan mobilitas inbound mahasiswa asing ke UNAMIN dan peluang peningkatan riset internasional. "Kami optimis dapat mencapai tujuan ini tahun ini," ujar Rizal. Dengan adanya program ini, diharapkan kualitas pendidikan dan budaya internasionalisasi dapat semakin berkembang, memperkuat hubungan antara Indonesia dan Thailand.(ARK)