Mahasiswa Pariwisata UNAMIN Terapkan Ilmu Manajemen Lewat Studi Kasus di Pantai Galilea
SORONG, — Sebanyak 16 mahasiswa semester satu Program Studi Pariwisata Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin) mengikuti pembelajaran lapangan mata kuliah Pengantar Manajemen di Pantai Galilea, kawasan Tanjung Kasuari, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong, pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Kegiatan bertema pengenalan wisata Pantai Galilea ini dipandu oleh dosen pengampu Sofiwati Sanusi Limpo, S.E., M.M.
Pembelajaran lapangan ini dirancang agar mahasiswa dapat menerapkan materi Pengantar Manajemen yang telah diterima dari pertemuan pertama hingga pertemuan keenam melalui studi kasus langsung di destinasi wisata.
“Mahasiswa diharapkan dapat menerapkan mata kuliah Pengantar Manajemen, mulai dari pertemuan pertama sampai pertemuan keenam, melalui studi kasus di Pantai Galilea,” ujar Sofiwati.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa membentuk kelompok dan menunjuk satu ketua kelompok. Ketua kelompok bertanggung jawab membagi tugas, mendelegasikan pekerjaan, serta memberikan wewenang kepada setiap anggota. Pola ini melatih mahasiswa memahami fungsi-fungsi dasar manajemen dalam praktik.
“Ketua kelompok wajib memberikan tugas, delegasi, serta wewenang kepada masing-masing anggota kelompok, sehingga melalui kegiatan ini mahasiswa mampu memanajemen tugas yang diberikan,” jelasnya.
Sebagai luaran kegiatan, setiap kelompok memproduksi video informatif tentang Pantai Galilea yang memuat sejarah, fasilitas, hingga jarak tempuh menuju lokasi. Video tersebut diharapkan turut mempromosikan Pantai Galilea kepada masyarakat luas.
Sofiwati menambahkan, kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa Prodi Pariwisata untuk belajar manajemen sejak dini melalui kelompok kecil, termasuk memahami kewajiban sebagai anggota tim. Pengalaman tersebut menjadi bekal ketika mahasiswa kelak bekerja di perusahaan maupun instansi.
“Mahasiswa ke depan tahu, dalam perusahaan dan instansi tempat bekerja ada tugas dan kewajiban,” kata Sofiwati.
Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Pembelajaran berbasis pengalaman langsung mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), sementara pembiasaan kerja tim dan promosi destinasi lokal berkontribusi pada SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), khususnya target pengembangan pariwisata berkelanjutan yang membuka lapangan kerja serta mempromosikan budaya dan produk lokal. Melalui kegiatan ini, Unamin menegaskan komitmennya menyiapkan lulusan pariwisata yang siap kerja sekaligus peduli pada potensi wisata Papua Barat Daya. (BPY)