Mahasiswa PWK UNAMIN Paparkan Pemodelan Risiko Genangan Sorong Timur di Seminar Nasional Geografi UNM 2026

Sorong, 23 Oktober 2026 — Mahasiswa Program Studi Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN), Salmiyanti Mahulette, tampil sebagai pemakalah dalam Seminar Nasional Geografi 2026 yang diselenggarakan Jurusan Geografi bersama HMJ Geografi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) pada Rabu, 21 Oktober 2026. Seminar bertema "Geografi untuk Masa Depan Lingkungan Berkelanjutan di Era Perubahan Iklim" ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pukul 09.00–18.00 WITA.

Acara diawali dengan pembukaan oleh Wakil Dekan II FMIPA UNM, Dr. Khaeruddin, M.Pd., mewakili Dekan FMIPA UNM, Prof. Drs. Suwardi Annas, M.Si., Ph.D. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh tiga narasumber, yaitu Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd. (Universitas Negeri Malang), Prof. Rosmini Maru, S.Pd., M.Si., Ph.D. (Universitas Negeri Makassar), dan Dr. Edi Kurniawan, M.Pd. (Universitas Negeri Semarang).

Selanjutnya, para pemakalah dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi di Indonesia mempresentasikan judul abstrak masing-masing. Dalam sesi ini, mahasiswa angkatan 2025 tersebut memaparkan makalah berjudul "Pemodelan Spasial Risiko Genangan akibat Perubahan Penutupan Lahan Perkotaan di Distrik Sorong Timur". Makalah disusun secara mandiri dengan pendampingan dosen La Ibal, S.T., M.P.W.K.

"Alasan judul ini saya angkat sebab di Sorong belum ada yang mengangkat perubahan penggunaan lahan multiwaktu," ujar Salmiyanti.

Salmiyanti menyebut keikutsertaannya sebagai pengalaman yang sangat berkesan.

"Hal ini sangat berkesan karena tidak pernah terpikirkan akan memaparkan suatu materi di hadapan banyak pemakalah dan presenter luar biasa dari berbagai sekolah dan kampus di seluruh Indonesia. Suatu kehormatan dapat disaksikan dan diberi masukan dari guru-guru besar," katanya.

Kajian ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-4 (Pendidikan Berkualitas), tujuan ke-11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), dan tujuan ke-13 (Penanganan Perubahan Iklim). (AAM)

Share this Post