Kepala LP3M UNAMIN Menjadi Narasumber dalam Kegiatan Penyusunan Akreditasi Perguruan Tinggi
Jayapura, 28-30 Mei 2024 - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV mengadakan bimbingan teknis untuk penyusunan akreditasi bagi perguruan tinggi yang belum terakreditasi. Acara yang berlangsung selama tiga hari ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan pengetahuan praktis kepada institusi perguruan tinggi yang belum terakreditasi dalam menyusun laporan evaluasi diri dan laporan kinerja perguruan tinggi sesuai dengan regulasi terbaru. Kepala Lembaga Penelitian, Publikasi & Pengabdian Pada Masyarakat (LP3M) UNAMIN, Dr. Muhammad Syahrul Kahar, S.Pd., M.Pd., menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan ini.
Dalam wawancara eksklusif dengan Dr. Muhammad Syahrul Kahar, beliau menyampaikan beberapa hal penting terkait kegiatan ini. “Tujuan utama dari bimbingan teknis ini adalah membantu perguruan tinggi yang belum terakreditasi untuk segera menyusun dan mengajukan laporan evaluasi diri serta laporan kinerja perguruan tinggi. Hal ini penting agar mereka dapat memperoleh akreditasi, sesuai dengan Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 yang mengharuskan setiap perguruan tinggi untuk terakreditasi,” jelas Dr. Syahrul.
Fokus utama dalam bimbingan teknis ini adalah penyusunan laporan evaluasi diri dan laporan kinerja perguruan tinggi, yang merupakan elemen krusial dalam proses akreditasi. Dr. Syahrul menekankan bahwa laporan evaluasi diri menggambarkan sejauh mana perguruan tinggi memahami kekuatan dan kelemahannya, sementara laporan kinerja menunjukkan capaian nyata dari institusi tersebut. Kedua laporan ini menjadi dasar penilaian dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Pendampingan teknis yang diberikan dalam kegiatan ini tidak hanya berupa teori, tetapi juga kiat-kiat praktis yang aplikatif. “Kami mengajarkan cara memanfaatkan instrumen penilaian dari BAN-PT dan sinkronisasi dengan matriks penilaian akreditasi. Ini penting agar perguruan tinggi dapat mengisi laporan sesuai dengan instruksi yang ditetapkan,” ujar Dr. Syahrul. Kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat proses pengajuan akreditasi mengingat batas waktu yang semakin dekat.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang belajar, tetapi juga berbagi pengalaman antar perguruan tinggi. Dengan pendampingan dari para ahli, diharapkan perguruan tinggi yang belum terakreditasi dapat segera memenuhi persyaratan dan memperoleh akreditasi yang diinginkan. Melalui kegiatan ini, LLDIKTI XIV bersama dengan para narasumber, termasuk Dr. Muhammad Syahrul Kahar, berharap dapat menciptakan lingkungan pendidikan tinggi yang lebih baik, terakreditasi, dan mampu bersaing secara nasional maupun internasional.(ST)