Keterampilan MC Formal Diadu: Mahasiswa Bahasa Indonesia Tunjukkan Kemampuan Public Speaking

Sorong, 13 Februari 2026 — UNAMIN Education Week kembali melanjutkan rangkaian lomba bahasa Indonesia pada hari kamis (12/2) dengan menggelar lomba Master of Ceremony (MC) formal di Aula Rektorat lantai tiga. Kegiatan yang diselenggarakan oleh panitia bidang Pendidikan Bahasa Indonesia (PB Indo) ini bertujuan melatih mahasiswa agar lebih percaya diri dan terampil dalam public speaking, khususnya dalam membawakan acara resmi secara profesional.

Lomba MC formal ini diikuti oleh mahasiswa yang ingin mengasah kemampuan berbicara di depan umum dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai kaidah formal. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UNAMIN Education Week dalam meningkatkan kompetensi kebahasaan mahasiswa, sekaligus membekali mereka dengan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan kegiatan akademik dan nonakademik.

Penanggung jawab lomba MC formal, Nur Fadilah, menjelaskan bahwa kompetisi ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam membawakan acara resmi. “Tujuan utama lomba ini sebenarnya untuk melatih teman-teman agar lebih percaya diri dan terampil dalam public speaking, khususnya dalam membawakan acara formal. Kita ingin mereka bukan hanya bisa berbicara, tetapi juga memahami etika, penggunaan bahasa yang baik dan benar, serta bagaimana membawa suasana acara dengan profesional,” ujarnya.

Pelaksanaan lomba dibagi dalam dua tahap, yaitu penyisihan dan final. Pada tahap penyisihan, peserta menampilkan kemampuan dasar sebagai MC formal di hadapan dewan juri. Peserta yang dinyatakan lolos kemudian melanjutkan ke babak final untuk menunjukkan peningkatan kualitas, baik dari segi teknik vokal maupun penguasaan panggung.

Dalam proses penilaian, dewan juri memperhatikan sejumlah aspek penting, antara lain teknik vokal, penggunaan bahasa formal, kelancaran berbicara, penguasaan panggung, serta sikap profesional saat tampil. Penilaian tidak hanya berfokus pada isi teks yang dibawakan, tetapi juga pada cara peserta menyampaikan materi dan menghidupkan suasana acara secara komunikatif.

Melalui kegiatan ini, panitia berharap mahasiswa tidak hanya berorientasi pada kemenangan, melainkan pada proses belajar dan pengembangan diri. Kemampuan menjadi MC dinilai penting karena hampir setiap kegiatan formal membutuhkan pembawa acara yang kompeten. Dengan adanya lomba ini, diharapkan para peserta semakin percaya diri dan siap tampil dalam berbagai kegiatan resmi, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus.(AAM)

Share this Post