"Ujian Selesai, Mahasiswa Hilang Semua"
Sorong, 30 Januari 2026 — Begitu ujian semester selesai, suasana kampus langsung berubah drastis. Ruang kelas yang kemarin penuh mahasiswa sekarang kosong melompong. Lorong kampus jadi sepi, kantin nggak seramai biasanya, dan bangku-bangku taman kayak lagi nungguin orang yang nggak datang-datang. Rasanya kampus mendadak sunyi.
Tapi tenang, mahasiswa bukan benar-benar hilang. Kebanyakan lagi butuh waktu buat istirahat setelah melewati ujian yang bikin kepala penuh. Ada yang pulang ke rumah, ada yang tidur seharian, ada juga yang cuma mau santai tanpa mikirin tugas dulu. Setelah dikejar deadline dan soal ujian, wajar kalau mahasiswa pengin “menghilang” sebentar.
Kalau diperhatiin, masa setelah ujian ini jadi momen paling ditunggu. Nggak ada alarm pagi buat ke kelas, nggak ada panik buka laptop karena tugas, dan nggak ada drama lupa belajar. Waktunya mahasiswa balikin energi, ngurus hal-hal yang sempat ketunda, atau sekadar menikmati hari tanpa jadwal padat.
Walaupun kelihatannya sepi, kampus sebenarnya tetap hidup. Di balik suasana tenang ini, dosen lagi sibuk ngoreksi lembar jawaban, staf kampus nyiapin administrasi, dan berbagai agenda akademik mulai disusun. Kampus tetap jalan, cuma ritmenya aja yang melambat sementara.
Sepinya kampus setelah ujian juga punya sisi unik. Suasana jadi lebih tenang, udara terasa beda, dan sudut-sudut kampus kelihatan lebih jelas tanpa keramaian. Kadang justru di momen kayak gini, kampus terasa lebih “hidup” dengan caranya sendiri.
Pada akhirnya, kondisi ini cuma sementara. Mahasiswa pasti balik lagi, kampus bakal rame lagi, dan aktivitas kembali berjalan seperti biasa. Sepi ini bukan akhir, tapi jeda sebelum kesibukan baru dimulai. Jadi kalau kampus terasa sunyi hari ini, itu tandanya satu perjuangan sudah selesai—dan yang baru siap dimulai.(RL)