Kepala LLDIKTI XIV: Capaian UNAMIN Sudah Level Nasional dan Internasional
Sorong, 22 Oktober 2026 — Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) mewisuda 518 lulusan program sarjana dan magister dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-26 dan Magister ke-4 di Aula Antares Vega Prime Hotel, Sorong, Rabu (21/10/2026). Rapat senat dipimpin Rektor UNAMIN selaku Ketua Senat, Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Ali, M.M., M.H.
Wisuda dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, Wali Kota Sorong, Bupati Sorong Selatan, anggota Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Erwin Akib, M.Pd., Ph.D., unsur TNI-Polri, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Papua Barat Daya, Ketua BPH UNAMIN, pimpinan perguruan tinggi se-Sorong, serta mitra BUMN dan BUMD.
Kepala LLDIKTI Wilayah XIV, Dr. Suriel S. Mofu, S.Pd., M.Ed., TEFL., M.Phil. (Oxon), yang juga menyampaikan apresiasi atas nama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, menilai UNAMIN telah menunjukkan peningkatan mutu yang signifikan.
"Itu bukan pada level Papua, itu level nasional dan internasional," kata Mofu merujuk capaian UNAMIN yang dipaparkan Rektor.
Dalam pesannya kepada wisudawan, Mofu menyebut gelar yang diraih merupakan bukti kecerdasan intelektual dan emosional. Namun, menurutnya, lulusan membutuhkan kecerdasan ketiga, yakni kecerdasan spiritual, yang menyatukan keduanya.
Baca Juga: Titip Ilmu dan Nurani kepada Wisudawan, Rektor UNAMIN Paparkan Capaian Riset Tahunan
Mofu juga mengingatkan bahwa waktu adalah modal paling berharga, dan perhatian adalah cara membelanjakannya. Di era media sosial, perhatian itu kerap direbut algoritme dan diubah menjadi keuntungan bagi pihak lain.
"Waktu kita yang sangat amat mahal dan berharga itu kita habiskan cuma-cuma untuk memperkaya pemilik media sosial online," ujarnya.
Ia mengajak para lulusan mengendalikan perhatian secara sadar dan mengarahkannya pada tujuan hidup mereka. Menurutnya, kecerdasan buatan hanya mampu mereproduksi apa yang telah diciptakan manusia, sementara pembaruan sejati lahir dari inspirasi yang bersumber dari roh.
"AI bisa pintar sampai hebat. Tapi hanya roh saja yang bisa membuat pembaharuan-pembaharuan dalam hidup manusia," kata Mofu.
Wisuda ini sejalan dengan sejumlah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Kelulusan 510 sarjana dan magister di Sorong merupakan wujud nyata SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), sekaligus mendukung SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) melalui perluasan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat di Tanah Papua.
Pesan tentang pengendalian perhatian di tengah gempuran media sosial berkaitan dengan SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), khususnya kesehatan mental dan kesejahteraan digital generasi muda. Ajakan untuk membelanjakan waktu secara produktif juga relevan dengan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), karena lulusan didorong untuk siap berkarya di tengah perubahan teknologi dan kecerdasan buatan.
Sementara itu, kehadiran pemerintah daerah, TNI-Polri, Persyarikatan Muhammadiyah, perguruan tinggi, serta mitra BUMN dan BUMD mencerminkan semangat SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Dengan wisuda ini, UNAMIN kembali melepas lulusan sarjana dan magister untuk berkontribusi bagi pembangunan masyarakat, khususnya di Papua Barat Daya. (AAM)