Usung Inovasi Kertas Tanam dari Limbah Kulit Pisang, Dua Mahasiswa UNAMIN Sorong Ikuti Lomba Essay Nasional WIN 2026 di Bali

SORONG, 5 November 2026 — Dua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin), Alifya Risqiani Putri dari Program Studi Teknik Industri dan Nurpaima dari Program Studi Manajemen, akan mengikuti Lomba Essay Tingkat Nasional WS Intelecta National Competition (WIN) 2026 di Universitas Udayana, Bali. Keduanya dijadwalkan berangkat pada Jumat, 6 November 2026.

Menjelang keberangkatan, pada Kamis (5/11/2026) keduanya menemui Wakil Rektor II Bidang Umum, Keuangan, Aset, Al-Islam dan Kemuhammadiyahan Unamin, Dr. H. Kamaluddin, S.S., M.M., di Lobby Rektorat Unamin untuk memohon dukungan atas keikutsertaan mereka. Unamin memberikan dukungan berupa surat tugas resmi untuk mengikuti kegiatan yang berlangsung pada 6–9 November 2026.

Dalam kompetisi yang diselenggarakan WS Intelecta tersebut, tim Unamin mengangkat subtema Lingkungan melalui esai berjudul “Transformasi Limbah Kulit Pisang Menjadi Kertas Tanam Biodegradable untuk Mendukung Ekonomi Sirkular”. Gagasan ini menawarkan pemanfaatan limbah kulit pisang menjadi produk kertas ramah lingkungan yang mudah terurai, sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular.

Nurpaima menyampaikan bahwa keikutsertaan ini menjadi ajang pembuktian diri sekaligus kontribusi bagi almamater.

“Ingin mengasah atau menguji seberapa mampu sih diriku, dan juga sekaligus ingin membawa nama baik Unamin di tingkat nasional lewat inovasi yang bermanfaat,” ungkap Nurpaima.

Ia menjelaskan, persiapan dilakukan melalui riset mendalam dan latihan presentasi, dengan pembagian peran sesuai keahlian anggota tim, mulai dari penguatan materi, desain poster/alat, hingga teknis presentasi.

Ia juga menuturkan harapannya terhadap keikutsertaan ini.

“Harapannya bisa mendapat pengalaman baru, memperluas relasi, dan tentunya mengharumkan almamater Unamin serta bisa menginspirasi mahasiswa lain,” tutur Nurpaima.

Inovasi yang diusung tim Unamin sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab melalui pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai, serta SDG 13 (penanganan perubahan iklim) dan SDG 15 (ekosistem daratan) melalui kertas biodegradable yang mengurangi sampah dan kebutuhan bahan baku kayu. Keikutsertaan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Unamin mendorong mahasiswa berinovasi untuk pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional. (BPY)

Share this Post