5 Prestasi Mahasiswa UNAMIN yang Mengharumkan Nama Papua
Sorong, 08 Juni 2026 — Pernah merasa kuliah di Sorong itu jauh dari sorotan? Coba pikir ulang. Dalam beberapa bulan terakhir, mahasiswa UNAMIN membuktikan bahwa jarak bukan halangan — mereka berlomba, berinovasi, dan pulang membawa medali.
1. Gold Medal Dunia — Muhammad Farhan & Wilda Rahmadani
10th World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2026 · Malaysia, 18–19 Mei 2026
Dua mahasiswa UNAMIN meraih Gold Medal di panggung internasional lewat inovasi URBAN PHOTO — fotobioreaktor cerdas berbasis mikroalga dan IoT untuk memerangi polusi udara perkotaan. Dari Sorong, mereka membuktikan inovasi bisa lahir di mana saja.
2. Silver Medal Essay Nasional — M. Farhan
Catalyst Future Competition 2026 · Universitas Andalas, Padang
Masih nama yang sama, arena berbeda. Farhan, mahasiswa Teknik Industri angkatan 2024, meraih Silver Medal di ajang National Essay & Business Plan tingkat nasional. Prestasi ganda dalam satu periode — konsistensi yang bicara sendiri.
3. Juara 2 Kartun Internasional — Farah Raihanun Badiu
Bawor International Cartoon Exhibition 2026 · Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Mahasiswi semester 2 Teknik Informatika ini langsung menembus ajang kartun bertaraf internasional dan pulang sebagai Juara 2. Belum lama duduk di bangku kuliah, sudah bawa trofi.
4. Bersinar di Penang — Mohammed Adam Musa & Wilda Rahmadani
Global and Cultural Exposure 2026 · Penang, Malaysia, 17 April 2026
Adam (Teknik Informatika) meraih 2nd Runner Up di Poster Competition, sementara Wilda (Pendidikan Bahasa Inggris) jadi 1st Runner Up di International Public Speaking Competition. Dua bidang berbeda, satu semangat yang sama.
5. Bronze Medal Essay Nasional — Trinuzuliati Langguhe & Retno Nurkumala
Bandung Essay Competition 3 (BEC 3)
Trinuzuliati dari Teknik Informatika dan Retno dari Prodi Hukum kompak meraih Bronze Medal di BEC 3. Dua prodi berbeda, satu kampus, satu podium.
Prestasi-prestasi di atas bukan kebetulan. Mereka lahir dari satu keputusan sederhana: memilih UNAMIN sebagai tempat bertumbuh, lalu tidak berhenti hanya di dalam kelas.
Di UNAMIN, kamu tidak hanya belajar teori — kamu didorong untuk berani keluar, berkompetisi, dan membuktikan diri. Dari Sorong hingga Malaysia, dari essay nasional hingga panggung inventor dunia, nama Papua terus bergema lewat tangan mahasiswa UNAMIN.
Sekarang giliran kamu. Daftarkan dirimu, pilih program studi impianmu, dan mulailah menulis prestasi pertamamu. Karena di UNAMIN, langit bukan batasnya — langit adalah titik awalnya.(AF)