Dua Mahasiswa Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Sorong Raih Medali Emas di Kompetisi Ilmiah Internasional WSEEC 2026
SORONG — Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Dua mahasiswa Program Studi Teknik Industri angkatan 2024, Alfitra Arya Maulana dan M. Farhan, berhasil meraih Medali Emas (Gold Medal) dalam The 6th World Science, Environment and Engineering Competition (WSEEC) 2026.
WSEEC 2026 merupakan kompetisi inovasi ilmiah bergengsi tingkat internasional yang diselenggarakan Fakultas Farmasi Universitas Pancasila bekerja sama dengan Indonesian Young Scientist Association (IYSA). Pada penyelenggaraan ke-6 ini, ajang tersebut diikuti 248 tim dari 10 negara, di antaranya Amerika Serikat, Kanada, China, Iran, Korea Selatan, Meksiko, Singapura, dan Thailand.
Kompetisi digelar dengan format hybrid. Babak penjurian daring berlangsung pada 5–7 Agustus 2026, dilanjutkan babak luring pada 11–14 Agustus 2026 di Fakultas Farmasi Universitas Pancasila, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.
Di bidang inovasi dan rekayasa, tim Unamin membawa karya bernama SentinelX — sebuah helm keselamatan berbasis Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk meningkatkan keselamatan penggunanya. Sepanjang proses pengembangan hingga kompetisi, tim didampingi dosen pembimbing Program Studi Teknik Industri Unamin, Mirga Maulana Rachmadhani, S.T., M.T.
Sebagai helm keselamatan berbasis teknologi, SentinelX juga sejalan dengan agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) yang menekankan pentingnya lingkungan kerja yang aman dan sehat. Capaian ini menegaskan komitmen Universitas Muhammadiyah Sorong dalam mendorong budaya riset dan inovasi di kalangan mahasiswa, sekaligus membuktikan bahwa karya unggul dapat lahir dari Papua Barat Daya dan bersaing di panggung dunia. (BPY)