Fakultas Teknik UNAMIN Selenggarakan Baitul Arqam Dosen Perdana
Sorong, 30 Juni 2026 — Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) resmi membuka Baitul Arqam Dosen pertama, Fakultas Teknik pada Rabu (29/6), bertempat di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat UNAMIN. Kegiatan perkaderan ini diikuti 52 dosen dan berlangsung selama tiga hari dua malam.
Baitul Arqam dibuka secara resmi oleh Rektor UNAMIN, Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Ali, M.M., M.H. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan kegiatan ini merupakan ikhtiar menjadikan kampus sebagai wadah dakwah yang mencerahkan, sekaligus menyamakan langkah seluruh sivitas dalam menghidupkan nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.
“Baitul Arqam ini kita laksanakan, salah satu tujuannya untuk menyamakan persepsi dan semangat kita menjadikan kampus ini sebagai wadah dakwah yang bisa mencerahkan,” ujar Rektor.
Kegiatan ini menghadirkan Wakil Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPK-SDI) PP Muhammadiyah, Moch. Irfan Islami, M.M., yang bertindak sebagai Master of Training.

Ia menyampaikan bahwa Baitul Arqam di UNAMIN merupakan bagian dari amanah nasional MPK-SDI untuk menyelenggarakan 10.000 Baitul Arqam pada periode kepengurusan saat ini, dengan UNAMIN diperkirakan turut menyumbang sekitar 106 angkatan. Irfan juga mengapresiasi konsistensi UNAMIN dalam menyelenggarakan perkaderan bagi pimpinan, dosen, maupun mahasiswa.
“Insya Allah UNAMIN akan turut berkontribusi 106 Baitul Arqam dari target 10.000 itu,” ungkap Irfan.
Hadir juga Sekretaris Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah, Prof. H. Ahmad Muttaqin, S.Ag., M.Ag., M.A., Ph.D. Ia menjelaskan bahwa nama “Baitul Arqam” merujuk pada rumah sahabat Nabi, Arqam bin Abil Arqam, yang menjadi tempat pembinaan para sahabat pada masa awal dakwah Islam. Melalui Baitul Arqam, para dosen diharapkan memiliki empat kompetensi kader paripurna: spiritual-keberagamaan, akademik-intelektual, sosial-kemanusiaan, serta keorganisasian dan kepemimpinan.

“Mari kita manfaatkan tiga hari dua malam ini untuk charging spiritual. Ibarat baterai, kalau tidak diisi ulang, lama-lama habis dan tidak lagi terhubung,” ujar Prof. Ahmad.
Penguatan kapasitas dosen melalui perkaderan ini turut beririsan dengan agenda pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya Pendidikan Berkualitas (SDG 4), penguatan kelembagaan yang berintegritas dan tangguh (SDG 16), serta kemitraan antarlembaga (SDG 17).
Meski diinisiasi Fakultas Teknik, kegiatan ini terbuka bagi dosen dari fakultas lain di lingkungan UNAMIN. Seusai pembukaan, seluruh peserta langsung mengikuti rangkaian materi perkaderan yang dipandu instruktur dari MPK-SDI PP Muhammadiyah. (AAM)