Karya SentinelX Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong Raih Bach Khoa Special Award dari Vietnam di WSEEC 2026
SORONG — Karya inovasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin) meraih pengakuan internasional yang membanggakan. SentinelX, helm keselamatan pintar buatan tim Program Studi Teknik Industri, memperoleh Bach Khoa Special Award — penghargaan khusus dari Bach Khoa University, salah satu perguruan tinggi teknik terkemuka di Vietnam — dalam The 6th World Science, Environment and Engineering Competition (WSEEC) 2026.
Penghargaan khusus ini menjadi bentuk apresiasi dari institusi teknik ternama terhadap karya yang dinilai menonjol secara rekayasa. Bagi Unamin, pengakuan tersebut menegaskan bahwa gagasan yang lahir dari Papua Barat Daya mampu bersaing dan diperhitungkan di lingkaran komunitas teknik lintas negara.
SentinelX dikembangkan oleh Alfitra Arya Maulana dan M. Farhan, mahasiswa Teknik Industri angkatan 2024, di bidang inovasi dan rekayasa. Karya ini merupakan helm keselamatan berbasis Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk meningkatkan keselamatan penggunanya.
WSEEC 2026 diselenggarakan Fakultas Farmasi Universitas Pancasila bekerja sama dengan Indonesian Young Scientist Association (IYSA), diikuti 248 tim dari 10 negara. Kompetisi digelar secara hybrid: babak daring pada 5–7 Agustus 2026 dan babak luring pada 11–14 Agustus 2026 di Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Sepanjang proses, tim didampingi dosen pembimbing Program Studi Teknik Industri Unamin, Mirga Maulana Rachmadhani, S.T., M.T.
Sebagai helm keselamatan berbasis teknologi, SentinelX sejalan dengan agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Capaian ini menegaskan komitmen Universitas Muhammadiyah Sorong dalam mendorong budaya riset dan inovasi mahasiswa hingga dikenal di kancah internasional. (BPY)