Mahasiswa UNAMIN Sorong Raih Juara Esports Valorant di Ajang Nasional APSI-PTMA 2026
Sorong, 17 April 2026 – Lima mahasiswa Jurusan Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) berhasil meraih kemenangan dalam lomba Esports Valorant yang menjadi bagian dari rangkaian acara Musyawarah Nasional APSI-PTMA 2026. Kelima mahasiswa tersebut adalah Agniel Lorensyus Malino, Ridho Bintang Ramadhan, Ahmad Sudrajat Dani Kalami, Adam Saifullah Arief, dan Yuchiro Heizkia Reenhard Paliyama.
Keberhasilan ini diraih setelah melalui persaingan yang ketat dengan tim dari berbagai universitas. Meskipun baru pertama kali mengikuti ajang tersebut, tim dari UNAMIN mampu menunjukkan performa yang solid serta strategi permainan yang matang hingga keluar sebagai pemenang.
Salah satu anggota tim mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. “Kami sangat senang karena ini pengalaman pertama kami, apalagi harus menghadapi tim dari universitas lain. Selain seru, kami juga mendapatkan banyak ilmu berharga dari kompetisi ini,” ungkap salah satu timnya.
Dalam persiapannya, tim menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan waktu karena sebagian anggota masih menjalani perkuliahan dan magang. Mereka memanfaatkan waktu luang seperti akhir pekan dan hari libur untuk berlatih, dengan fokus utama pada komunikasi tim agar strategi permainan dapat berjalan dengan baik.
Selama pertandingan berlangsung, tim mengaku mampu menjaga performa dengan cukup baik. Meski sempat terjadi kendala berupa pemadaman listrik di beberapa wilayah Kota Sorong pada hari kedua, pertandingan tetap berjalan lancar berkat dukungan dan pengertian dari panitia penyelenggara.
Tantangan utama yang dihadapi tim bukan hanya berasal dari lawan, tetapi juga dari internal tim, seperti menjaga konsistensi permainan, mengendalikan ego, serta memastikan komunikasi tetap berjalan selaras dengan strategi yang telah disusun.
Tim juga membagikan kunci keberhasilan mereka, yakni menjaga konsistensi, bersikap sabar, tidak egois, serta saling percaya antaranggota tim. Hal tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam meraih kemenangan di kompetisi tersebut.
Lebih lanjut, mereka menegaskan bahwa prestasi di bidang esports tetap harus diimbangi dengan tanggung jawab sebagai mahasiswa. Keseimbangan antara akademik dan non-akademik menjadi hal penting agar keduanya dapat berjalan dengan baik.
“Tidak masalah berprestasi di bidang esports, selama tetap ingat kewajiban utama sebagai mahasiswa. Yang penting adalah bisa membagi waktu dengan baik dan percaya diri untuk memulai,” tambahnya.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi, baik di bidang akademik maupun non-akademik, serta membawa nama baik institusi di tingkat nasional.