Penarikan K2N Tematik UNAMIN 2025/2026: 98 Mahasiswa, Dampak Nyata bagi Masyarakat
Sorong, 05 Juni 2026 — Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) secara resmi menarik 98 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (K2N) Tematik Tahun Akademik 2025/2026 pada Kamis, 4 Juni 2026 di Aula I Lantai 3 Gedung Rektorat. Kegiatan ini menandai berakhirnya masa pengabdian mahasiswa di lapangan sekaligus menegaskan komitmen UNAMIN dalam mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal secara berkelanjutan.
Mengusung tema "UNAMIN Mendorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal Secara Berkelanjutan," K2N Tematik kali ini menempatkan mahasiswa di berbagai kelurahan di Papua Barat Daya dengan fokus pada program-program yang selaras dengan kebutuhan riil masyarakat setempat.
Kegiatan ini dihadiri oleh para Dekan, Ketua Program Studi, Kepala Biro, dan Kepala Lembaga di lingkungan UNAMIN, mencerminkan dukungan penuh seluruh unsur civitas akademika terhadap program pengabdian mahasiswa.
Wakil Rektor III UNAMIN, Assoc. Prof. Dr. Muh. Syahrul Kahar, S.Pd., M.Pd., yang mewakili Rektor dalam acara tersebut, menekankan pentingnya memaknai K2N lebih dari sekadar pemenuhan syarat akademik.
"Program K2N ini harus memberikan makna yang mendalam — bukan hanya diselesaikan secara fisik, tetapi juga diresapi. Ilmu yang diberikan kepada masyarakat harus dapat diaplikasikan dan memberi manfaat nyata. Setelah ini, fokus kalian adalah skripsi — jadikan K2N sebagai bekal dan motivasi untuk menyelesaikan studi dengan maksimal."
Dalam kesempatan tersebut, UNAMIN menyampaikan terima kasih kepada Pak Lurah Kladufu dan Ibu Lurah Saoka atas dukungan dan penerimaan mahasiswa selama program berlangsung, serta permohonan maaf atas segala kekurangan dalam pelaksanaan.
Di tingkat lapangan, mahasiswa berhasil menjalankan berbagai program inovatif. Di Kelurahan Klasuur, mahasiswi Teknik Informatika Mevelin Agnes Kocu bersama kelompoknya mendampingi pelaku UMKM lokal membuat spanduk usaha serta membuka kelas belajar membaca, menulis, dan matematika bagi anak-anak setempat. Di Kelurahan Saoka, program pembuatan aliran air berhasil diselesaikan dan memberikan manfaat langsung bagi warga.
Ibu Poni Sri, S.E., M.M., Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM), mengapresiasi kualitas program yang dijalankan mahasiswa.
"Perkembangan mahasiswa dalam K2N Tematik ini cukup bagus. Banyak program yang berhasil dilaksanakan dengan baik, termasuk literasi digital dan pemberdayaan ekonomi lokal. Ini menunjukkan mahasiswa UNAMIN mampu hadir sebagai mitra nyata masyarakat."
Ke depan, UNAMIN berencana melanjutkan keterlibatan dengan masyarakat melalui skema lain seperti program magang, demi memastikan dampak positif dari K2N dapat terus dirasakan secara berkelanjutan.(AF)