Startup Dosen UNAMIN Jadi Mitra Lokal Pelatihan AI Bersertifikasi Internasional di Sorong
Sorong, 28 Juli 2026 — Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) turut mencatatkan peran dalam pelatihan kecerdasan buatan bersertifikat internasional bertajuk “Semua Bisa AI! Akselerasi Masa Depan Papua Barat Daya”. Jasgo Academy, startup edutech yang dipimpin oleh dosen Teknologi Informasi UNAMIN, dipercaya menjadi salah satu mitra lokal penyelenggara pelatihan yang digelar di Gedung Drs. Ec. Lambert Jitmau, MM, Kota Sorong, Sabtu (25/7/2026).
Pelatihan yang merupakan bagian dari gerakan AI Ignition Road to Sorong ini diikuti lebih dari 280 peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan profesional lokal. Kegiatan lahir dari kolaborasi Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPPOKP), Grasberg Academy, dan KUMPUL, serta didukung anggota DPD RI Dapil Papua Barat Daya Paul Finsen Mayor, AVPN, Google.org, Asian Development Bank, IndoEast Network, dan Papua Youth Creative Hub.

Jasgo Academy dipimpin oleh Teguh Hidayat Iskandar Alam, S.Kom, M.MT, dosen Teknologi Informasi UNAMIN sekaligus CEO Jasgo Academy, yang tampil sebagai pembicara utama. Bersama Elviliana Y. Watopa, SE, MBA, Managing Partner Grasberg Academy, ia memandu tiga sesi pelatihan: Dasar-Dasar Kecerdasan Buatan, Pengantar Generatif AI, dan AI yang Bertanggung Jawab.
“Jasgo Academy berdiri sejak 2024, hasil dari hibah penelitian yang saya lakukan. Sekarang sudah berkolaborasi dengan beberapa institusi lokal dan nasional, salah satunya Grasberg Academy, Google, dan Komite Eksekutif,” ujar Teguh.
Baca Juga: Dosen IT UNAMIN Jadi Pembicara Utama Pelatihan AI bagi Generasi Muda Papua Barat Daya
Sebagai platform startup edutech pertama di Tanah Papua, Jasgo Academy — di bawah PT Papua Digital Indonesia — membantu lulusan perguruan tinggi terhubung dengan dunia usaha dan industri melalui webinar, workshop, bootcamp, mentoring, dan job connecting. Kehadirannya sebagai mitra lokal menegaskan bahwa ekosistem digital Papua Barat Daya kini mampu tumbuh dari dalam.
Seluruh peserta berkesempatan memperoleh sertifikasi internasional gratis yang didukung AVPN, Google.org, dan Asian Development Bank, sebagai pengakuan resmi atas kompetensi yang telah dicapai.
Sinergi ini dipandang selaras dengan agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), menyentuh pendidikan bermutu (SDG 4), pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (SDG 8), industri serta inovasi (SDG 9), dan kemitraan lintas pihak (SDG 17). Hadirnya rintisan lokal sebagai mitra menegaskan bahwa pembangunan talenta digital Papua Barat Daya dapat dimotori dari kekuatan daerah sendiri. (AAM)