UNAMIN dan Accelero Perkuat Kolaborasi Volunteer Internasional
Sorong, 10 Juli 2026 — Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) terus memperkuat komitmennya sebagai kampus unggul yang aktif membangun kolaborasi internasional melalui penyelenggaraan kegiatan Silaturahmi dan Perkenalan Volunteer Teacher UNAMIN bersama Tim Accelero Indonesia dan Volunteer ASEAN. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat UNAMIN ini menjadi langkah awal sebelum para volunteer terjun dalam pelaksanaan program Teaching at the Right Level (TaRL) di sejumlah sekolah di Kota Sorong.
Kegiatan tersebut mempertemukan mahasiswa volunteer UNAMIN dengan youth volunteer dari berbagai negara di kawasan ASEAN, di antaranya Vietnam, Filipina, Singapura, Laos, Kamboja, dan Timor-Leste. Melalui suasana yang hangat dan interaktif, para peserta saling memperkenalkan diri, berbagi pengalaman, bertukar budaya, serta memperkuat kemampuan komunikasi lintas bahasa sebagai bekal menjalankan program pendidikan di lapangan.
Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk nyata implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education) melalui upaya meningkatkan kualitas pembelajaran bagi anak-anak, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals) melalui sinergi antara perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan jejaring internasional. Bagi UNAMIN, kerja sama seperti ini juga menjadi bagian dari strategi penguatan internasionalisasi kampus sekaligus mencetak mahasiswa yang unggul, adaptif, berwawasan global, dan memiliki kepedulian sosial.
Field and Community Manager Accelero Indonesia, Graceilla Angelica, menjelaskan bahwa kegiatan gathering ini bertujuan membangun kedekatan antarvolunteer sebelum menjalankan program di sekolah.
"Hari ini kami mengadakan gathering untuk volunteer lokal dari UNAMIN dan juga youth volunteer dari ASEAN. Tujuannya agar teman-teman bisa saling mengenal sebelum pelaksanaan program Teaching at the Right Level (TaRL). Kami sangat senang karena mereka dapat bertemu, bertukar budaya, bertukar bahasa, dan membangun hubungan yang baik. Harapannya, selama program berlangsung seluruh volunteer dapat berkolaborasi dengan maksimal sehingga memberikan manfaat bagi anak-anak di Sorong," ujarnya.
Mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNAMIN, Alayit Agustin, mengungkapkan rasa antusiasnya mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kesempatan berinteraksi dengan volunteer dari berbagai negara memberikan pengalaman yang sangat berharga sekaligus memperluas wawasan internasional.
"Kegiatan hari ini sangat seru karena kami bisa berkenalan langsung dengan teman-teman dari berbagai negara di Asia, seperti Vietnam, Filipina, Singapura, Laos, Kamboja, hingga Timor-Leste. Saya berharap Accelero Indonesia terus berkembang dan dapat menjangkau lebih banyak daerah terpencil yang masih membutuhkan peningkatan kualitas pendidikan," ungkap Alayit.
Senada dengan itu, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNAMIN, Gevan Reynofer Lofrankel Maskow, menilai kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga dalam membangun jejaring internasional sekaligus meningkatkan kemampuan berkomunikasi lintas budaya.
"Kegiatannya sangat menyenangkan karena kami bisa bertemu langsung dan berkenalan dengan teman-teman volunteer dari berbagai negara ASEAN. Ini menjadi pengalaman yang berkesan dan menambah wawasan kami tentang kerja sama internasional di bidang pendidikan," tuturnya.
Melalui kegiatan ini, UNAMIN tidak hanya mempersiapkan mahasiswa untuk berkontribusi dalam program pendidikan masyarakat, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa yang unggul, kolaboratif, berdaya saing global, serta mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Pengalaman berkolaborasi dengan volunteer internasional diharapkan mampu meningkatkan kompetensi komunikasi, kepemimpinan, dan kepedulian sosial mahasiswa sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja dan pengabdian di masa depan.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa UNAMIN terus menghadirkan ruang pembelajaran yang melampaui batas ruang kelas melalui kolaborasi internasional, sejalan dengan komitmen universitas dalam mewujudkan Kampus Unggul yang menghasilkan lulusan berkualitas, berkarakter Islami, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan pendidikan di tingkat lokal maupun global.(AAM)