UNAMIN Gelar Stadium General Bersama Sekretaris Diktilitbang PP Muhammadiyah

Sorong, 29 Juli 2026 — Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) menggelar Stadium General bersama Sekretaris Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah, Prof. H. Ahmad Muttaqin, S.Ag., M.Ag., M.A., Ph.D., pada Selasa (28/07). Kegiatan yang dihadiri para dosen serta pimpinan di lingkungan universitas yang berlangsung di Aula Lantai III Rektorat UNAMIN.

Stadium General digelar sebagai bagian dari penguatan Wawasan Keislaman, Kemuhammadiyahan, dan pengembangan atmosfer akademik di lingkungan kampus. Dalam paparannya, Prof. Ahmad Muttaqin menegaskan posisi strategis Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah (PTMA) dalam peta pendidikan tinggi nasional.

Dalam konteks pendidikan tinggi di Indonesia, Muhammadiyah insya Allah bukan pemain kaleng-kaleng.  — Prof. H. Ahmad Muttaqin

Ia memaparkan bahwa saat ini terdapat 165 PTMA di seluruh Indonesia — termasuk satu perguruan tinggi di Malaysia — atau sekitar 4 persen dari total perguruan tinggi negeri dan swasta nasional. Dari jumlah tersebut, 21 PTMA telah meraih akreditasi Unggul, setara sekitar 9 persen dari seluruh perguruan tinggi Unggul di Indonesia. PTMA juga menyumbang sekitar 2.500 program studi, 16 persen fakultas kedokteran, dan 4 persen guru besar secara nasional.

Upaya menjaga mutu sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi ini sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas, poin ke-9 tentang inovasi, serta poin ke-17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan bersama.

Prof. Ahmad Muttaqin juga menekankan pentingnya menjaga reputasi akademik melalui hilirisasi riset, penguatan jurnal ilmiah bereputasi, serta kolaborasi dengan institusi ternama.

Reputasi akademik harus kita kawal, ditandai dengan hilirisasi riset. Riset jangan berhenti sebagai laporan, minimal menjadi buku ajar atau buku teks.  — Prof. H. Ahmad Muttaqin

Melalui Stadium General ini, UNAMIN menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh sebagai bagian dari keluarga besar perguruan tinggi Muhammadiyah yang unggul, humanis, dan berdaya saing di Papua Barat Daya. (AAM)

Share this Post