Guru SMA Sorong Dilatih Manfaatkan Kecerdasan Artifisial dalam Pembelajaran

Sorong, 2 Agustus 2026 — Puluhan guru SMA di Kota Sorong mengikuti pelatihan Training of Trainers (ToT) Kecerdasan Artifisial untuk Guru SMA yang digelar di Aula Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN), Sabtu (1/8/2026). Kegiatan berlangsung dalam dua sesi.

Pelatihan ini merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) hasil kolaborasi PT Paragon Technology and Innovation, Syamsi Dhuha Foundation, dan Yayasan Maleo Talenta Cendekia/Educourse.id. Program dirancang untuk membekali guru dengan keterampilan memanfaatkan AI dalam pengajaran dan penyusunan bahan ajar, sekaligus menumbuhkan guru penggerak yang mampu menularkan keterampilan tersebut kepada rekan sejawat di sekolah masing-masing.

Kegiatan dipandu dua fasilitator, yakni Mutiara Hikma M., BBA., MBA. (CEO Educourse.id/Maleo Group dan STEM Master Trainer) serta Teguh Hidayat Iskandar Alam, S.Kom., M.MT (Dosen IT UNAMIN, CEO Jasgo Academy, dan Fasilitator Nasional AI). Rangkaian acara dibuka dengan seremoni singkat berupa pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan, dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) secara simbolis.

Pada sesi pertama, peserta memperoleh pemahaman dasar mengenai konsep, cara kerja, etika, dan risiko pemanfaatan AI dalam pembelajaran, termasuk pengenalan sejumlah tools seperti Gemini, NotebookLM, dan ChatGPT. Sesi kedua difokuskan pada praktik langsung penyusunan bahan ajar berbasis AI — mulai dari modul ajar, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), hingga kuis dan media pembelajaran. Setiap peserta ditargetkan menghasilkan minimal satu bahan ajar yang siap diterapkan di kelas.

Baca Juga: Startup Dosen UNAMIN Jadi Mitra Lokal Pelatihan AI Bersertifikasi Internasional di Sorong

Fasilitator sekaligus pemateri, Teguh Hidayat Iskandar Alam, S.Kom., M.MT, menekankan pentingnya menempatkan AI secara tepat dalam pekerjaan guru.

“AI bukan pengganti guru, melainkan asisten terbaik guru. AI menyusun draf, tetapi guru yang memutuskan. Kita tidak dituntut jadi ahli AI hari ini, tetapi dituntut untuk mulai menggunakannya.” — Teguh Hidayat Iskandar Alam, S.Kom., M.MT, Dosen IT UNAMIN sekaligus CEO Jasgo Academy dan Fasilitator Nasional AI

Antusiasme peserta juga tampak seusai pelatihan. Umi Fauziah, S.Pd., guru SMA Muhammadiyah Al-Amin Kota Sorong, menyampaikan kesannya.

“Setelah mengikuti kegiatan ini, saya mendapatkan banyak ilmu, terutama tentang pemanfaatan AI dalam pembelajaran. Saya jadi bisa membuat modul ajar, LKPD, dan hal-hal menarik untuk dibagikan kepada siswa di kelas. Harapan saya, program ini tidak berhenti di sini, tetapi terus dibersamai hingga tuntas, sehingga pembelajaran kami membawa perubahan yang berarti dan anak-anak mendapatkan bekal bermakna untuk kehidupan mereka.” — Umi Fauziah, S.Pd., guru SMA Muhammadiyah Al-Amin, Kota Sorong

Lebih dari sekadar pelatihan teknologi, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan agenda pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya Tujuan ke-4 (Pendidikan Berkualitas), Tujuan ke-10 (Berkurangnya Kesenjangan), dan Tujuan ke-17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Kolaborasi antara dunia industri, filantropi, dan pendidikan diharapkan mampu memperkuat pemerataan mutu pendidikan di wilayah Indonesia Timur. Universitas Muhammadiyah Sorong bertindak sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan.(AAM)

Share this Post