UNAMIN Gelar Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan: Perlindungan Pekerja hingga Pembiayaan Rumah Terjangkau

Sorong, 15 Agustus 2026 — Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) menggelar sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan bertema manfaat pembiayaan perumahan bagi pekerja, Jumat (14/8/2026), di Aula Gedung Rektorat lantai tiga. Kegiatan yang diikuti tenaga kependidikan, staf, dan dosen ini menghadirkan pemateri dari BPJS Ketenagakerjaan dan Bank BTN, serta dihadiri Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan, Dr. H. Kamaluddin, S.S., M.M.

Mewakili Rektor, Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, Sumber Daya, Lembaga, dan Usaha, Ir. H. Irman Amri, S.T., M.T., IPM., membuka kegiatan dan menyampaikan harapan agar program jaminan sosial ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh pegawai.

Saya menganggap BPJS itu angin surga. Dan harapannya, ia benar-benar memberikan surga dunia — artinya kita semua benar-benar mendapatkan manfaatnya.

Ia menambahkan bahwa UNAMIN telah mengikutsertakan seluruh tenaga kerjanya pada lima program jaminan sekaligus.

Kepala Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Novetra Subuhadi, memaparkan lima program jaminan serta Manfaat Layanan Tambahan (MLT) berupa pembiayaan perumahan. Ia mengapresiasi komitmen kampus dalam melindungi pekerjanya.

UNAMIN adalah salah satu kampus yang melindungi seluruh tenaga kerjanya dengan lima paket penuh. Itu luar biasa.

Ia menegaskan, empat skema MLT — mulai kredit pemilikan rumah, uang muka, renovasi, hingga konstruksi — tidak mengurangi sedikit pun tabungan hari tua maupun pensiun peserta.

Baca Juga: Ketua Gugus Penjaminan Mutu Fakultas Teknik UNAMIN Ikuti Pelatihan Intensif SPMI dan AMI Bersama EDUSQUAD

Kepala Cabang BTN Sorong, Izack Nahumury, menjelaskan sisi teknis pembiayaan. Ia menegaskan bahwa BTN merupakan satu-satunya bank yang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam program ini.

Suku bunga kami hanya 8,75 persen, jauh lebih ringan dibanding suku bunga pasar yang saat ini berada di kisaran 12 hingga 13 persen.

Program ini menawarkan plafon kredit hingga Rp500 juta dengan jangka waktu hingga 30 tahun.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UNAMIN mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menyentuh langsung SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) dan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan memastikan setiap pekerja memiliki jaring pengaman atas risiko kerja, hari tua, dan kehilangan pekerjaan. Sementara skema pembiayaan perumahan yang terjangkau mendorong SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui perluasan akses hunian layak bagi tenaga pendidik dan kependidikan.

Melalui sosialisasi ini, UNAMIN menegaskan bahwa kesejahteraan sumber daya manusia merupakan fondasi utama dari kampus yang unggul dan berkelanjutan. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung hangat, menandai tingginya antusiasme sivitas akademika terhadap program perlindungan dan pembiayaan perumahan yang kini semakin mudah dijangkau.(AAM)

Share this Post