UNAMIN Gelar Stadium General Penguatan Ideologi dan Kaderisasi Bersama Ketua MPKSDI PP Muhammadiyah
Sorong, 2 Agustus 2026 — Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Sorong menggelar Stadium General bertema “Penguatan Ideologi dan Kaderisasi” di Aula Lantai 3 Rektorat UNAMIN, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan menghadirkan Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan, S.Fil.I., M.P.A., sebagai pembicara utama.
Stadium General diikuti para guru, karyawan, dan dosen di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah Kota Sorong. Kegiatan digelar dengan memanfaatkan momentum kunjungan Dr. Bachtiar yang tengah melakukan perjalanan dakwah di wilayah Papua dan menyempatkan diri singgah di Kota Sorong.
Ketua PDM Kota Sorong, Ust. Muhammad Rusdan, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menciptakan kader militan yang memahami tujuan Persyarikatan Muhammadiyah, sekaligus menyegarkan kembali pemahaman kader tentang kemuhammadiyahan.
“Ke depan, kita makin solid dalam menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar melalui gerakan Islam, gerakan dakwah, gerakan tajdid, dan gerakan tabligh.” — Ust. Muhammad Rusdan, Ketua PDM Kota Sorong
Rusdan menambahkan, kegiatan ini akan ditindaklanjuti dengan program pembentukan kader yang lebih terfokus di setiap satuan pendidikan Muhammadiyah, mulai dari jenjang TK hingga perguruan tinggi.
Baca Juga: Fakultas Teknik UNAMIN Selenggarakan Baitul Arqam Dosen Perdana
Sebagai pembicara utama, Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan memaparkan hakikat Muhammadiyah sebagai gerakan Islam dan gerakan dakwah yang bertujuan mewujudkan masyarakat Islam yang berkemajuan. Ia mengapresiasi para pendidik Muhammadiyah dan menekankan pentingnya meluruskan niat dalam mengabdi di Amal Usaha Muhammadiyah, seraya mengutip sabda Nabi.
“Sebaik-baik manusia adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain.” — Ust. Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan, Ketua MPKSDI PP Muhammadiyah
Dalam paparannya, Bachtiar juga menyoroti pesatnya perkembangan amal usaha Muhammadiyah yang kini mencakup 127 perguruan tinggi serta ribuan lembaga pendidikan dari Sabang sampai Merauke. Ia menegaskan watak kemanusiaan Muhammadiyah yang berpihak pada pemberdayaan masyarakat lemah sebagai bagian tak terpisahkan dari gerakan Persyarikatan.
Rangkaian kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen UNAMIN dan Muhammadiyah terhadap agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Penguatan kapasitas guru dan dosen sejalan dengan Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas, sementara pembinaan kader yang memahami ideologi Persyarikatan mendukung Tujuan 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh. Adapun penekanan Muhammadiyah pada pemberdayaan masyarakat lemah beririsan dengan Tujuan 1 Tanpa Kemiskinan dan Tujuan 10 Berkurangnya Kesenjangan — agenda yang terasa relevan bagi pembangunan wilayah Papua Barat Daya.
Tingginya antusiasme peserta tampak jelas di sepanjang jalannya kegiatan yang dipandu oleh Ust. Adnan Firdaus, S.Ag., M.Pd., Wakil Ketua Bidang Tarjih, Tajdid, dan Pengkaderan PDM Kota Sorong. Lewat agenda ini, komitmen nyata untuk membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing diharapkan dapat terus terjaga dan memberikan dampak luas.(AAM)